Tribun Mamasa
Bantuan Bibit Kentang di Mamasa Dikeluhkan Petani, Begini Respon Kadis Pertanian
Pasalnya, terdapat satu kelompok tani yang mendapat bantuan bibit kentang tidak layak tanam, lantaran sudah membusuk.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Sejumlah anggota kelompok tani di Kecamatan Sumarorong, menyoal bibit kentang yang disalurkan Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Sulbar.
Pasalnya, terdapat satu kelompok tani yang mendapat bantuan bibit kentang tidak layak tanam, lantaran sudah membusuk.
Bahkan persoalan itu sempat menjadi polemik di media sosial, khususnya pengguna facebook di kalangan masyarakat Kabupaten Mamasa.
Kepala Dinas Pertanian, Mambu mengatakan, hal itu terjadi karena adanya kesalahan dalam pendistribusian.
"Karena bibit yang diberikan salah, jadi salah membawa bibit dari distributor," ungkap Mambu, Kamis (16/1/2020).
Namun Mambu mengaku, dari sekian banyak kelompok yang mendapat bantuan, hanya satu kelompok saja yang mendapat bibit tak layak tanam.
Menanggulangi masalah itu, Mambu mengaku telah menggantikan bibit yang diberikan kepada kelompok tani di Desa Tabone, Kecamatan Sumarorong.
"Kita sudah gantikan beberapa hari lalu," terang Mambu.
Ia menambahkan, pengadaan bibit kentang dilakukan pada tahun 2019 lalu, bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Sulbar.
Laporan wartawan @sammy_rexta
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow Instagram Tribun Timur
Subscribe akun Youtube Tribun Timur
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-dinas-pertanian-mamasa-mambu-1612020.jpg)