Wahyu Setiawan

Babak Baru Kasus Wahyu Setiawan, Minta Ketua KPU Telepon Harun Masiku & Sebut Nama Johan Budi

Babak Baru Kasus Wahyu Setiawan, Minta Ketua KPU Telepon Harun Masiku & Sebut Nama Johan Budi

Babak Baru Kasus Wahyu Setiawan, Minta Ketua KPU Telepon Harun Masiku & Sebut Nama Johan Budi
ILC TV ONE
Babak Baru Kasus Wahyu Setiawan, Minta Ketua KPU Telepon Harun Masiku & Sebut Nama Johan Budi 

Babak Baru Kasus Wahyu Setiawan, Minta Ketua KPU Telepon Harun Masiku & Sebut Nama Johan Budi

TRIBUN-TIMUR.COM,- Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Wahyu Setiawan menjalani sidang dugaan pelanggaran kode etik yang digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP)

di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020).

Dugaan pelanggaran kode etik ini berkaitan dengan status Wahyu sebagai tersangka kasus suap penetapan anggota DPR periode 2019-2024, yang juga menyeret Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku.

Dalam sidang tersebut, Wahyu menyampaikan sejumlah pengakuan dan penjelasan terkait kasus yang menjeratnya.

Dari mulai mengaku sulit menolak pertemuan, mengaku tak kenal Harun Masiku, hingga menyebut-nyebut nama Ketua KPU Arief Budiman dan anggota Komisi II DPR Johan Budi.

1. Sulit menolak

Wahyu Setiawan mengaku dalam posisi sulit untuk menghindari pertemuan dengan sejumlah orang yang sempat mengupayakan proses pergantian antar waktu (PAW) Harun Masiku.

Sebab, beberapa orang yang menemuinya di luar kantor KPU itu adalah teman baiknya.

"Saya dalam posisi yang sulit karena orang-orang, ada Mbak Tio (Agustiani Tio Firdelina, tersangka yang juga orang kepercayaan Wahyu), Mas Saeful (tersangka, diduga pemberi suap), Mas Doni (advokat) itu kawan baik saya," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved