Ekstasi

Ancaman Hukuman Kurir Ekstasi 5000 Butir di Makassar

Ia ditangkap bersama pengusaha toko mesin pompa air bernama Alex Iskandar (45) di ruko yang berlokasi di Jl Dg Tata, Makassar, Rabu malam.

Ancaman Hukuman Kurir Ekstasi 5000 Butir di Makassar
muslimin emba/tribun-timur.com
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono saat merilis pengungkapan 5000 ekstasi di Aula Mapolrestabes Makassar, Kamis (16/1/2020) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang buruh harian, Muh Ali Imran (32) warga Jl Damai, Kota Makassar meringis kesakitan seusai dilumpuhkan Satuan Reserse Narkoba Polreestabes Makassar.

Ia ditangkap bersama pengusaha toko mesin pompa air bernama Alex Iskandar (45) di ruko yang berlokasi di Jl Dg Tata, Makassar, Rabu malam.

Penangkapan keduanya atas temuan 5000 pil ekstasi yang diselundupkan dalam mesin pompa air persawahan.

Ekstasi yang dibungkus dalam 50 saset ukuran sedang, dengan jumlah masing-maaing 100 butir.

Muh Ali Imran ditembak pada bagian bentisnya lantaran dianggap melawan dan mencoba melarikan diri.

Temuan ekstasi yang jika dirupiahkan itu mencapai Rp 2,5 milliar, merupakan pengungkapan kasus besar peredaran narkoba di awa tahun ini.

Keduanya pun terancam hukuman seumur hidup lantaran dianggap terlibat dalam bisnis haram peredaran narkoba yang kabarnya dikendalikan napi Lapas Bollangi, Gowa.

"(Pasal yang diterapkan) pasa 112 ayat 2 atau pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono.

Ancaman hukumannya kata dia cukup tinggi, hingga seumur hidup.

"Ini ancamannya cukup tinggi, minimal enam tahun maksimalnya 20 tahun atau seumur hidup. Kalau menurut saya harus seumur hidup," jelasnya. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved