Berita Viral

RESMI BERLAKU! STNK 2 Tahun Tak Dibayar Pajaknya Berarti Mobil/Motor Anda Jadi Barang Rongsokan

Resmi Berlaku! STNK 2 Tahun Tak Dibayar Pajaknya Berarti Mobil/Motor Anda Jadi Barang Rongsokan

RESMI BERLAKU! STNK 2 Tahun Tak Dibayar Pajaknya Berarti Mobil/Motor Anda Jadi Barang Rongsokan
Instagram
RESMI BERLAKU! STNK 2 Tahun Tak Dibayar Pajaknya Berarti Mobil/Motor Anda Jadi Barang Rongsokan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pajak STNK (surat tanda nomor kendaraan) belum dibayar selama dua tahun?

Berarti kendaraan motor atau mobil Anda resmi jadi barang rongsokan!

Apa artinya?

Wanita Muda Ikut Pesta Narkoba di Asrama Sabhara Polda Bersama 3 Oknum Polisi & Klarifikasi Kabid

Video: Detik-detik Kades Terpergok Berzina dengan Istri Orang di Hotel, Ternyata Eks Kader Partai

ILC TV One Semalam Zainal Arifin Bongkar Peran Megawati & Hasto di Mahkamah Agung Demi Harun Masiku

Daftar 5 BUMN Buka Lowongan Kerja, Terima Mulai Lulusan SMA SMK, Gaji di Atas UMK, Cek Syarat & Link

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai melakukan penghapusan atau blokir data kendaraan bagi yang tidak melakukan pengesahan ulang surat tanda nomor kendaraan ( STNK) selama dua tahun berturut-turut sejak masa berlaku lima tahunan berakhir.

Artinya, kendaraan baik itu mobil atau sepeda motor yang menunggak pajak selama dua tahun berturut-turut dari masa berlaku STNK lima tahunan, maka otomatis menjadi barang rongsok.

Karena tidak ada opsi pemutihan atau registrasi ulang.

Wanita Muda Ikut Pesta Narkoba di Asrama Sabhara Polda Bersama 3 Oknum Polisi & Klarifikasi Kabid

Video: Detik-detik Kades Terpergok Berzina dengan Istri Orang di Hotel, Ternyata Eks Kader Partai

ILC TV One Semalam Zainal Arifin Bongkar Peran Megawati & Hasto di Mahkamah Agung Demi Harun Masiku

Daftar 5 BUMN Buka Lowongan Kerja, Terima Mulai Lulusan SMA SMK, Gaji di Atas UMK, Cek Syarat & Link

Tindakan ini merupakan realisasi dari peraturan yang secara jelas tertuang dalam Undang-undang Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 pasal 110.

"Benar kami sedang melaksanakannya, tapi saat ini dimulai untuk kendaraan yang sudah tidak layak pakai dahulu. Kendaraan-kendaraan yang sudah lama ditinggalkan atau tidak digunakan karena rusak berat dan sebagainya. Kemudian nanti baru berlanjut ke sana," kata Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Halim Pagarra, kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

"Lebih lanjut, karena datanya ini secara nasional, jadi saya harus cek Electronic Registrastion and Identification (ERI)," kata dia.

Secara aturan, UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 menjelakan bahwa ada dua dasar penghapusan registrasi kendaraan, yaitu permintaan pemilik dan pertimbangan pejabat berwenang tentang registrasi kendaraan.

Halaman
123
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved