Tribun Luwu

Petani di Desa Lamasi Pantai Luwu Mulai Budidaya Porang

Kepala Desa Lamasi Pantai, Mawardi Hermawan mengatakan, porang dibudidayakan petani sejak pertengahan tahun 2019.

Petani di Desa Lamasi Pantai Luwu Mulai Budidaya Porang
Mawardi Hermawan.
Mawardi Hermawan, Pendamping Lokal Desa Maju Cakades di Luwu 

TRIBUNLUWU.COM, LAMASI - Sejumlah petani di Desa Lamasi Pantai, Kecamatan Lamasi, Luwu, Sulawesi Selatan, mulai membudidayakan tanaman porang.

Kepala Desa Lamasi Pantai, Mawardi Hermawan mengatakan, porang dibudidayakan petani sejak pertengahan tahun 2019.

Menurut Mawardi, ketertarikan petani di desanya membudidayakan porang berawal dari kunjungan salah satu eksportir asal Jawa Timur awal tahun lalu.

Eksportir memperkenalkan komoditi tersebut ke petani.

"Petani kemudian penasaran dengan contoh yang dibawah (eksportir), karena mirip dengan buah sikapa (Porang) yang ada di kebun warga. Setelah dibandingkan ternyata buahnya sama," kata Mawardi, Senin (13/1/2020).

Walau bentuk buah yang dibawah eksportir dengan porang yang ada di kebun warga secara kasat mata terlihat sama, namun jenisnya berbeda.

Meski demikian, porang yang ada di kebun petani tetap memiliki nilai, walau terbilang rendah.

"Hanya saja harganya jauh berbeda. Porang yang ada di kebun warga itu hanya Rp 1.500 per kilogram. Sementara porang yang sementara dikembangkan warga harganya mencapai Rp 50 ribu per kilogram," kata Wandi.

Adapun porang yang saat ini dikembangkan petani Lamasi Pantai, lanjut Mawardi adalah jenis unggul yang bibitnya diberikan secara gratis oleh eksportir.

Setelah porang siap panen, eksportir tersebut akan datang membeli langsung ke petani.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved