MotoGP

Penyebab Danilo Petrucci Alami Pasang Surut Performa

Mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi, menilai Danilo Petrucci mengalami kehilangan rasa percaya diri usai meraih kemenangan pertamanya

Penyebab Danilo Petrucci Alami Pasang Surut Performa
twitter.com/DucatiMotor
Aksi pembalap Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci pada MotoGP Republik Ceska 2019, Minggu (4/8/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi, menilai Danilo Petrucci mengalami kehilangan rasa percaya diri usai meraih kemenangan pertamanya di kelas tertinggi.

Danilo Petrucci mengalami pasang surut performa pada musim pertamanya bersama tim pabrikan Ducati.

Rider berjulukan Petrux itu sempat tampil kompetitif pada paruh pertama MotoGP 2019 bersama tunggangannya, Desmosedici GP19.

Petrucci mulai menjadi buah bibir saat dia berhasil naik podium untuk pertama kalinya usai finis di urutan ketiga pada seri kelima MotoGP 2019 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Kecemerlangan rekan satu tim Andrea Dovizioso itu berlanjut saat dia tampil di Sirkuit Mugello, Italia, dengan membukukan kemenangan untuk pertama kalinya di kelas tertinggi.

Setelah meraih podium ketiga di Catalunya, tren positif Petrucci akhirnya terputus pada seri kedelapan MotoGP 2019 yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda.

Hingga MotoGP 2019 memasuki paruh kedua, Petrucci tak juga mampu mengembalikan penampilan terbaiknya dan hanya finis di peringkat keenam pada klasemen akhir.

Penampilan Danilo Petrucci bersama tim pabrikan Ducati pada musim lalu turut mengundang perhatian dari mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi.

Eks pembalap yang kini berprofesi sebagai penasihat keselamatan MotoGP itu menyebut bahwa setelah meraih kemenangan di Italia, Petrucci kehilangan rasa percaya diri.

"Setelah meraih kemenangan di Mugello, Petrucci mencatatkan hasil bagus di Barcelona," kata Loris Capirossi, dilansir BolaSport.com dari Corsedimoto.

"Akan tetapi, memang benar bahwa dari Assen ia mulai kehilangan kepercayaan dirinya," ucap pria berusia 46 tahun itu.

Selain itu, Petrucci juga dinilai tidak berhasil pada musim perdananya di tim pabrikan, yang seharusnya bisa menempati posisi lima besar klasemen akhir.

"Saya tidak tahu bagaimana untuk menjelaskan itu semua," ucap Capirossi.

"Tanpa halangan, Petrucci seharusnya finis di lima besar klasemen akhir, dan dia tidak berhasil," tutur Capirossi lagi.

Sumber: https://www.bolasport.com/read/311983557/usai-raih-kemenangan-perdana-petrucci-kehilangan-kepercayaan-diri

Editor: Suryana Anas
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved