Al Jasiyah

Kementerian Agama Cabut Izin 11 PPIU, CEO Al Jasiyah: Konsekuensi yang Tidak Taat

Sebelas PPIU itu diketahui, tidak melakukan sertifikasi sebagai Biro Perjalanan Wisata (BPW).

Kementerian Agama Cabut Izin 11 PPIU, CEO Al Jasiyah: Konsekuensi yang Tidak Taat
sukma/tribun-timur.com
Direktur Utama (Dirut) Al Jasiyah, Nurhayat saat ditemui Tribun Timur di kantornya, Jl Toddopuli V No 36, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (6/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Kementerian Agama (Kemenag) mencabut izin operasional 11 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Sebelas PPIU itu diketahui, tidak melakukan sertifikasi sebagai Biro Perjalanan Wisata (BPW).

Padahal, sertifikasi BPW bagi PPIU menjadi kewajiban yang diatur dalam PMA Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah.

Hal ini direspon banyak pihak, termasuk pemilik travel resmi di Kota Makassar.

CEO Al Jasiyah Travel Nurhayat mengatakan, kejadian ini menjadi konsekuensi bagi PPIU yang tidak terakreditasi.

"Ini konsekuensi bagi yang tidak taat aturan, dan sangat efektif untuk meningkatlan standar layanan dari travel," katanya saat dikonfirmasi Tribun Timur, Senin (13/1/2020).

Menurut Sekretaris DPD AMPHURI Sulampua, tahap kedua dari penertiban ini ialah pengawasan harga jual pasar.

"Jangan sampai masih ada yang tidak merujuk pada harga jual referensi yang sudah ditetapkan Kemenag," ujarnya.

Nurhayat juga menyebutkan, bahwa langkah ini positif untuk keamanan dan kenyamanan jamaah.

Sebelumnya pun, Kemenag telah membuat SISKOPATUH penyempurnaan dari SIPATUH, dimana semua calon jamaah umrah terdaftar di sistem tersebut dan memiliki Nomor Porsi Umrah (NUP).

"Harapan saya, tentunya regulasi dan pengawasan bisa berjalan baik sehingga industri umrah semakin maju tanpa ada lagi jamaah yang jd korban penipuan," tuturnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved