Bedah Ruamh di Luwu Utara

1.704 Unit Rumah Dibedah di Luwu Utara Dalam 3 Tahun

Ditambah sumber dana Program National Affordable Housing Program (NAHP) Bank Dunia sebanyak 300 unit dengan anggaran Rp 4,5 miliar.

1.704 Unit Rumah Dibedah di Luwu Utara Dalam 3 Tahun
DPRKP2 Lutra
Salah satu rumah yang telah dibedah di Kabupaten Luwu Utara 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemda Luwu Utara bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni.

Salah satunya melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang dimulai sejak tahun 2017 hingga sekarang.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKP2) Luwu Utara, Syamsul Syair mengatakan, pada tahun 2017, program ini menjangkau 340 unit rumah tidak layak huni melalui sharing pendanaan.

Bersumber dari APBN sebanyak 200 unit dengan anggaran Rp 3 miliar dan APBD sebanyak 140 unit dengan anggaran Rp 2,1 miliar.

Sementara di tahun 2018, dibangun sebanyak 645 unit.

Melalui APBN 180 unit dengan anggaran Rp 2,7 miliar dan APBD 165 unit dengan anggaran Rp 2,4 miliar.

Ditambah sumber dana Program National Affordable Housing Program (NAHP) Bank Dunia sebanyak 300 unit dengan anggaran Rp 4,5 miliar.

Kemudian pada tahun 2019, dibangun sebanyak 719 unit melalui APBN sebanyak 505 unit dengan anggaran Rp 7,9 miliar dan APBD sebanyak 214 unit dengan anggaran Rp 3,2 miliar.

"Total program bedah rumah selama tiga tahun terakhir sebanyak 1.704 unit," ujar Syamsul, Minggu (12/1/2020).

Program ini, kata dia merupakan bukti nyata pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved