Nelayan Liukang Tangayya

Nelayan Liukang Tangayya Pangkep Bisa Raup Keuntungan Hingga Rp 45 Juta

Aktivitas mereka saat ini berburu ikan tuna khususnya nelayan di bagian barat seperti di Pulau Aloang dan sekitarnya.

Nelayan Liukang Tangayya Pangkep Bisa Raup Keuntungan Hingga Rp 45 Juta
munjiyah/tribunpangkep.com
Kepala Kecamatan Liukang Tangayya, H Aminullah Umar. 

TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG TANGAYYA-- Nelayan di perairan kecamatan Liukang Tangayya kini memiliki aktivitas di musim seperti ini.

Aktivitas mereka saat ini berburu ikan tuna khususnya nelayan di bagian barat seperti di Pulau Aloang dan sekitarnya.

Mereka beralih ke aktivitas ini sejak Oktober 2019 setelah beberapa nelayan menemukan ikan tuna bernilai jual tinggi.

Ikan tuna bernilai jual seperti ikan tuna yang sebagian nelayan menyebutnya ikan tuna bersirip biru dan jenis ikan tuna bersirip kuning.

Mereka beralih berburu ikan tuna karena harga dan keuntungan yang menggiurkan nelayan.

Nelayan di Kecamatan Liukang Tangayya bisa mendapat 50 hingga seribu kg per ekornya.

"Iya saat ini aktivitas nelayan di Tangayya di beberapa pulau mencari ikan tuna dan per 1 kg itu Rp 45 ribu.

Jadi kalau sudah 50 sampai seribu kg per ekornya itu sekitaran Rp 45 juta satu grup itu," kata Kepala Kecamatan Liukang Tangayya, H Aminullah Umar kepada Tribun Timur, Sabtu (11/1/2020).

Aminullah menyebut, cara mereka memancing ikan tuna dengan terlebih dahulu, memancing umpan cumi-cumi.

"Jadi mata pancing mereka itu ditenggelamkan di kedalaman 40 meter untuk mendapat cumi-cumi. Pancing yang digunakan manual, kemudian setelah itu, barulah mereka memancing ikan tuna," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved