FOTO: Penutupan Ibnu Sina Medical Competition FK UMI

Hal itu disampaikan Wakil Dekan III FK UMI Makassar, dr Syamsu Rijal saat penutupan ajang tersebut.

FOTO: Penutupan Ibnu Sina Medical Competition FK UMI - fo0.jpg
Sanovra/tribun-timur.com
Wakil Rektor III Prof Laode Husein memberikan piagam penghargaan kepada peserta pemenang kegiatan Ibnu Sina Medical Competition sekaligus menutup kegiatan tersebut yang berlangsung di Hotel Artama, Jl Haji Bau, Makassar, Jumat (10/1/2020). Kegiatan ini merupakan kompetisi dalam bidang olahraga dan ilmiah yang merupakan ajang tahunan mahasiswa FK UMI, kegiatan ini di ikuti 8 Universitas di Indonesia khusu Fakultas Kedokteran.
FOTO: Penutupan Ibnu Sina Medical Competition FK UMI - foo00.jpg
Sanovra/tribun-timur.com
Wakil Rektor III Prof Laode Husein memberikan piagam penghargaan kepada peserta pemenang kegiatan Ibnu Sina Medical Competition sekaligus menutup kegiatan tersebut yang berlangsung di Hotel Artama, Jl Haji Bau, Makassar, Jumat (10/1/2020). Kegiatan ini merupakan kompetisi dalam bidang olahraga dan ilmiah yang merupakan ajang tahunan mahasiswa FK UMI, kegiatan ini di ikuti 8 Universitas di Indonesia khusu Fakultas Kedokteran.
FOTO: Penutupan Ibnu Sina Medical Competition FK UMI - fo000.jpg
Sanovra/tribun-timur.com
Wakil Rektor III Prof Laode Husein memberikan piagam penghargaan kepada peserta pemenang kegiatan Ibnu Sina Medical Competition sekaligus menutup kegiatan tersebut yang berlangsung di Hotel Artama, Jl Haji Bau, Makassar, Jumat (10/1/2020). Kegiatan ini merupakan kompetisi dalam bidang olahraga dan ilmiah yang merupakan ajang tahunan mahasiswa FK UMI, kegiatan ini di ikuti 8 Universitas di Indonesia khusu Fakultas Kedokteran.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar patut berbangga.

Sebab kompetisi Ibnu Sina Medical Competition yang gagas direkomendasikan ke Kemenristek Dikti.

Hal itu disampaikan Wakil Dekan III FK UMI Makassar, dr Syamsu Rijal saat penutupan ajang tersebut.

Penutupan dilaksanakan di Hotel Arthama, Makassar, Jumat (10/1/2020) malam.

"Kegiatan ini mendapat rekomendasi ke Kemenristek Dikti untuk dilaksanakan dan diagendakan setiap tahunnya," ungkap dr Syamsu Rijal.

Kegian ini memang terlaksana setiap tahunnya namun butuh proses panjang untuk dikatakan bergengsi.

Sebab di tahun pertamanya, dilaksanakan dengan status tingakat lokal.

Sementara tahun kedua dan ketiga dilaksanakan tingakt provinsi.

Nah, untuk tahun keempat atau tahun ini, dilaksanakan tingakt nasional dengan berpartisipasinya sejumlah kampus di luar Sulsel.

"Seperti Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Uiversitas Hasanuddin, Universitas Tadulako, Universitas Nahdatul Ulama Surabaya, Universitas Haluleo dan lain sebagainya," paparnya.

Kompetisi ini terlaksana dalam dua bidang perlombaan yakni Olahraga dan Ilmiah.

Untuk olahraga, masing-masing Futsal, Basket, Badminton dan ilmiah yakni poster publik, riteratur review dan karya tulis ilmia.

Wakil Rektor (WR) III UMI Makassar, Prof La Ode Husen menambahkan dengan adanya rekomendasi Kemenristek Dikti, akan ada nilai yang dihasilkan.

Nilai tersebut akan menjadi tambahan bahwa kompetisi Ibnu Sina Medical akan semakin bergengsi dan mendapat perhatian khusus.

"Kami harap tahun depan sudah bisa terlaksana atas rekomendasi Kemenristek Dikti. Untuk peserta, mohon maaf apa bila ada kekurangan. Semoga bisa sampai di daerah masing-masing dengan selamat," pungkas Prof La Ode Husen.

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved