Angin Puting Beliung di Liukang Kalmas

Begini Alasan BPBD Pangkep Hingga Belum Salurkan Bantuan di Liukang Kalmas

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pangkep, Ridwan Sam, mengakui belum mengirim bantuan khususnya dana parsial dan bantuan darurat lainnya.

Begini Alasan BPBD Pangkep Hingga Belum Salurkan Bantuan di Liukang Kalmas
BPBD Pangkep
Salah satu rumah rusak diterjang angin kencang di Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Minggu (5/1/2020). 

TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG KALMAS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep, belum menyalurkan bantuan kepada warga Kecamatan Liukang Kalmas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pangkep, Ridwan Sam, mengakui belum mengirim bantuan khususnya dana parsial dan bantuan darurat lainnya.

"Soal dana parsialnya memang belum. Kemarin saya sudah ke bagian hukum untuk tela stafnya, dan sudah diperhadapkan dengan dinas pengelola untuk total 133 rumah yang terkena puting beliung di Kalmas," ujar Ridwan, Sabtu (11/1/2020).

Selain itu, Ridwan juga menyebut dana parsial sementara diurus dan segera cair untuk korban bencana lainnya di tahun 2019 yang nyebrang ke tahun 2020.

"Kalau disitu ada sekitar 100an penerima dan juga segera akan kita berikan," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun Timur, Sabtu (11/1/2020).

Ridwan menyebut, nominalnya berbeda-beda sesuai tingkat kerusakannya.

"Ini disesuaikan dengan tingkat kerusakannya seperti misalnya rusak berat Rp 5 juta sampai Rp 7 juta. Kita sesuaikan, karena kita belum ada Peraturan Bupati (Perbup)," katanya.

Ridwan juga membeberkan jika sampai saat ini bantuan dana belum juga ke Kalmas, karena menunggu persyaratan lainnya.

"Kita tunggu foto-foto kerusakan rumah mereka, persyaratannya itu juga harus ada," ujarnya.

Dana tersebut nantinya, akan masuk melalui rekening pihak kecamatan.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved