Tribun Wajo

Apa Kabar Kasus Korupsi di Desa Botto Wajo? Penggiat ACC Sulawesi Sebut Terkesan Ditutupi

Satu-satunya perkara korupsi yang ditangani Unit Tipokor Sat Reskrim Polres Wajo, dugaan korupsi ADD dan DD Desa Botto belum menemui titik jelas.

Apa Kabar Kasus Korupsi di Desa Botto Wajo? Penggiat ACC Sulawesi Sebut Terkesan Ditutupi
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Penggiat Anti-korupsi di ACC Sulawesi, Hamka. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Polres Wajo terkesan tertutup menangani perkara korupsi. Hal tersebut disampaikan oleh satu penggiat anti-korupsi, Hamka.

Satu-satunya perkara korupsi yang ditangani Unit Tipokor Sat Reskrim Polres Wajo, yakni dugaan korupsi ADD dan DD Desa Botto belum menemui titik jelas.

Kasus tersebut mulai bergulir pada pertengahan 2019 lalu. Pada awal Agustus 2019, polisi menaikkan statusnya menjadi penyidikan.

"Awalnya penanganannya memang cepat, namun setelah kasusnya ditingkatkan ke tahap penyidikan, justru terkesan ditutupi," katanya kepada Tribun Timur, Kamis (9/1/2020).

Penggiat Anti-korupsi di Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi tersebut menambahkan, kasus tersebut semestinya sudah dipublikasikan.

Terlebih informasi yang beredar bahwa kasus tersebut telah gelar perkara di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel akhir tahun 2019.

"Sementara info yang kami dapat kalau kasus ini sudah diadakan gelar di Polda. Seharusnya hasil gelar itu disampaikan ke publik," katanya.

Dirinya berharap, penanganan perkara korupsi tidak ditutup-tutupi, agar tak ada asumsi publik yang miring. Terlebih, siapapun yang terlibat dalam perkara rasuh pun mesti dibeberkan kepada publik.

Pada catatan akhir tahun 2019 ACC Sulawesi, akses informasi penanganan perkara korupsi di kepolisan maupun di kejaksaan adalah yang paling disorot.

Mengapa demikian? Hamka menambahkan, karena informasi penanganan kasus sangat penting diketahui publik guna membangun sinergitas pencegahan dan penindakan perilaku korupsi yang merugikan negara.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved