Tribun Enrekang

Realisasi Hanya 62,80 Persen, Bapenda Enrekang Gagal Capai Target PAD Tahun 2019

Realisasi PAD yang mereka mampu kumpulkan selama tahun 2019 hanya senilai Rp 84.757.543.608 (Rp 84,7 miliar) atau 62,80 persen.

Realisasi Hanya 62,80 Persen, Bapenda Enrekang Gagal Capai Target PAD Tahun 2019
Ist
Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Enrekang Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Badan pendapatan daerah (Bapenda) Enrekang, kembali gagal mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2019.

Realisasi PAD yang mereka mampu kumpulkan selama tahun 2019 hanya senilai Rp 84.757.543.608 (Rp 84,7 miliar) atau 62,80 persen.

Jumlah itu, sangat jauh dari capaian target PAD yang dibebankan pada tahun 2019 senilai Rp 134.973.760.140 (Rp 134,9 miliar).

Hal tersebut diakui oleh Sekretaris Bapenda Enrekang Musa Syawal, saat ditemui TribunEnrekang.com di kantornya, Kamis (9/1/2020).

Menurutnya, gagalnya capai target lantaran ada beberapa sektor pajak yang tidak capai target.

Seperti pajak hotel, pajak hiburan, dan pajak mineral bukan logam dan batuan.

Khusus untuk pajak mineral bukan logam dan batuan realisasinya hanya 83,83 persen, atau Rp 2.695.557.831 (Rp 2,6 miliar) dari target Rp 3,2 miliar yang dibebankan.

Hal itu disebabkan, karena masih banyak wajib pajak dan rekanan yang belum lunasi pajaknya jadi piutangnya harus nyebrang ke tahun 2020 ini.

"Tapi tentu kita akan desak mereka untuk bayar pajaknya, karena kalau tidak dibayar pajaknya dapat direkomendasikan ke provinsi untuk ditutup tanbangnya," kata Musa Syawal.

Sementara Kabid Monev Bapenda Enrekang, Andi Heriyani, mengatakan meski tak capai target, namun tahun 2019 Realisasi PAD yabg dihasilkan meningkat dibandingkan 2018 lalu.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved