Gapeksindo Maros

Puluhan Miliar Belum Terbayar, Gapeksindo Maros Protes, Bagian Keuangan 'Salahkan' SKPD

Aksi tersebut direncanakan, lantaran mereka protes belum dibayarkan jasanya, diakhir tahun 2019. Hingga saat ini, mereka masih menunggu keputusan pemb

Puluhan Miliar Belum Terbayar, Gapeksindo Maros Protes, Bagian Keuangan 'Salahkan' SKPD
Andi Aco
Ketua DPC Gapeksindo Maros, Andi Aco, Kamis (9/1/2019).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS -  Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) mengancam akan melakukan aksi untuk protes kebijakan Pemkab.

Aksi tersebut direncanakan, lantaran mereka protes belum dibayarkan jasanya, diakhir tahun 2019. Hingga saat ini, mereka masih menunggu keputusan pembayaran.

Hal itu dikatakan oleh Ketua DPC Gapeksindo Maros, Andi Aco, Kamis (9/1/2019).

"Pekerjaan di tahun 2019, belum dibayarkan sampai sekarang (2020). Kami juga punya tukang yang harus dibayar. Bagaimana cara kami untuk bayar mereka, kalau belum ada dari Pemkab," katanya.

Saat ini, pihaknya masih mencari solusi sebelum aksi protes dilakukan. 

Untuk bayar tukang, ada pengurus Gapeksindo sampai menjual asetnya. Hasil jualan tersebut juga dipakai bayar utang di toko.

"Tukang kami juga terpaksa cari pekerjaan lain untuk mencukupi biaya keluarganya. Harusnya mereka istrahat dulu," ujar dia.

Menurutnya, jika pengusaha yang mengalami keterlamatan kerja, maka akan didenda.

Sementara, jika pekerjaan rampung dan pembayarnnya terlambat, tidak ada masalah bagi pemerintah.

"Kalau mau berlaku adil, keterlambatan pembayaran juga harus dikasi denda. Jangan hanya kami yang didenda," katanya.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved