Bank Mandiri

Ekonomi Melambat, Bank Mandiri Hati-hati Kelola Pertumbuhan Kredit

Regional CEO X/Sulawesi dan Maluku PT Bank Mandiri (BMRI), Angga Erlangga Hanafie mengatakan, kondisi ekonomi ini akan membuat perbankan menahan diri

Ekonomi Melambat, Bank Mandiri Hati-hati Kelola Pertumbuhan Kredit
Muh Abdiwan/Tribun Timur
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Regional CEO X/ Sulwesi dan Maluku, Angga Erlangga Hanafie. ( 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kondisi perekonomian global dan nasional yang diproyeksi masih akan melambat di 2020, membuat perbakan akan lebih berhati-hati untuk menyalurkan kreditnya.

Regional CEO X/Sulawesi dan Maluku PT Bank Mandiri (BMRI), Angga Erlangga Hanafie mengatakan, kondisi ekonomi ini akan membuat perbankan menahan diri untuk menggenjot penyaluran kreditnya.

"Banyak bank-bank akan menahan diri untuk genjot growth kredit, apalagi dalam kondisi yang tidak kondusif seperti saat ini, dimana kondisi ekonomi 2020 diproyeksikan masih akan melambat," kata Angga baru-baru ini.

Menurutnya, kondisi perekonomian sangat dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global saat ini, hal ini juga akan berdampak ke industri perbankan secara nasional.

Menghadapi situasi tersebut, Angga mengatakan BMRI akan fokus mengelola rasio likuiditas dan pertumbuhan kredit secara hati-hati.

" BMRI sendiri akan fokus mengelola rasio likuiditas dan memanage pertumbuhan kredit secara hati-hati, saat kondisi ekonomi mulai membaik, industri perbankan juga akan turut membaik," kata dia.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Regional CEO X/ Sulwesi dan Maluku, Angga Erlangga Hanafie. (
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Regional CEO X/ Sulwesi dan Maluku, Angga Erlangga Hanafie. ( (Muh Abdiwan/Tribun Timur)

Lanjut Angga, dari sisi kredit, pada 2019 lalu bank berlogo pita emas ini menyalurkan total Rp8,7 triliun, yang sebagian besar merupakan produk Kredit Usaha Rakyat (KUR.

"Total kredit yang disalurkan sepanjang 2019 di Sulsel sebesar Rp8,7 triliun, tumbuh 10,7% YoY. Pertumbuhan yang relatif stabil terutama untuk segmen mikro banking yang tumbuh 23,5%," jelasnya.

"Kredit mikro banking kami sendiri dimotori oleh produk KUR yang tumbuh 58,1% YoY," sambung Angga. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved