DPRD Sulsel

DPRD Sulsel Dorong Rumah Sakit Gunakan Sistem Pelayanan Digital

Rapat yang dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi E Arum Spink menghadirkan tujuh pihak rumah sakit dan dua Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

DPRD Sulsel Dorong Rumah Sakit Gunakan Sistem Pelayanan Digital
hasan/tribun-timur.com
Direktur Rumah Sakit Fatimah saat hadiri rapat evaluasi di DPRD Sulsel 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan menggelar rapat evaluasi dengan sejumlah mitra kerjanya, Kamis (09/1/2020).

Rapat yang dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi E Arum Spink menghadirkan tujuh pihak rumah sakit dan dua Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Diantaranya, Rumah Sakit Khusus Daerah (Dadi), Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Rumah Sakit Haji Makassar, Rumah Sakit Labuang Baji.

Rumah Sakit Pertiwi, Rumah Sakit Fatimah, Rumah Sakit Sayang Rakyat, UPTD Pelatihan Kesehatan, UPTD Transfusi Darah.

Dalam rapat evaluasi itu, sejumlah anggota dewan mendorong dan mengusulkan rumah sakit pemerintah membuat inovasi dalam peningkatan pelayanan.

Salah usulan itu disampaikan legislator DPRD Sulsel dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ismail Bachtiar.

Anggota Komisi D ini meminta rumah sakit memanfaatkan perkembangan teknologi dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Kalau memakai sistem digitalisasi masyarakat tidak perlu repot mencari rumah sakit karena sudah bisa tau ada tempat yang kosong dan ada dokter yang dibutuhkan,” kata Ismail.

Ia mengaku sistem digitalisasi itu sudah diterapkan beberapa Rumah Sakit swasta di Kota Makassar.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel Arum Spink.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved