Hilang di Sungai Karama

Pencarian Korban Hanyut di Sungai Karama Mamuju Dihentikan

Dua korban yakni Sannang (60) dan Bondang (60). Dinyatakan hilang di Sungai Karama, Desa Kalonding, Kecamatan Sampaga

Pencarian Korban Hanyut di Sungai Karama Mamuju Dihentikan
Dan Pos Basarnas Mamuju
Rapat evaluasi pencarian korban oleh tim SAR Gabungan bersama pemerintah setempat di Mapolsek Sampaga. Hasil rapat operasi pencarian ditutup 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pencarian dua korban hanyut di Sungai Karama, Desa Kalonding, Kecamatan Sampaga, Mamuju, Sulbar, resmi dihentikan, Selasa (7/1/2020).

Dua korban yakni Sannang (60) dan Bondang (60). Dinyatakan hilang di Sungai Karama, Desa Kalonding, Kecamatan Sampaga, Mamuju pada 1 Januari 2020 sekitar Pukul 10.00 Wita.

Pencarian dihentikan oleh tim SAR gabungan, Basarnas, SAR Brimob Polda Sulbar, Polairud Mamuju, BPBD dan masyarakat, setelah operasi pencarian selama tujuh hari tidak membuahkan hasil.

"Pencarian resmi ditutup pada Pukul 15.00 Wita, siang tadi. Setelah dilakukan rapat evaluasi di Mapolsek Sampaga,"kata Dan Pos Basarnas Mamuju Muh Fathur Rachman, via whatsapp, Selasa (7/1/2020) malam.

Kejadian naas ini berawal saat Sannang bersama istrinya Bondang dan cucunya Isma (7) berangkat menggunakan perahu kecil dari Dusun Bareang menuju Dusun Mapassing Desa Malonding.

Dalam perjalanan perahu yang ditumpangi mengalami kecelakaan. Menabrak kayu yang dibawa arus yang deras sebabkan perahu yang ditumpangi itu patah.

Namun Isma selamat. Bocah itu ditemukan warga sekitar tiga jam pasca kejadian. Selamat karena berpegangan di kayu patahan perahu yang ditumpangi bersama dua korban yang tidak ditemukan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Muhammad Ali Rachman mengatakan, tim gabungan sudah menyisir aliran sungai Karama hingga ke Desa Tarailu.

Bahkan diperluar hingga ke muara sungai di daerah perairan laut. Radius 15 kilometer dari titik kejadian di Desa Kalonding namun hasil yang diharapkan belum ada.

"Jadi setelah ditetapkan pencarian selama tiga hari dan ditambah hingga hari ke tujuh (hari ini) tapi hasil juga belum ada. Maka pencarian kita tutup hari ini, ," kata Ali.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved