Iran vs Amerika Serikat

VIDEO: Makna Kibaran Bendera Merah di Iran Pasca-Tewasnya Qasem Soleimani

Pada Jumat, 3 Januari 2020, Jenderal Iran Qasem Soleimani tewas di Baghdad dalam serangan udara Amerika Serikat.

TRIBUN-TIMUR.COM- Pada Jumat, 3 Januari 2020, Jenderal Iran Qasem Soleimani tewas di Baghdad dalam serangan udara Amerika Serikat.

Iran pun merespons kejadian tersebut dengan mengibarkan bendera merah di atas Masjid Jamkaran, di Kota Suci Syiah Qom, Iran.

Pengibaran bendera tersebut disiarkan secara langsung atau live di stasiun-stasiun televisi.

Ini merupakan pertama kali sepanjang sejarah, bendera merah dikibarkan di atas Masjid Jamkaran.

Perjalanan Karier Komandan Top Iran Qasem Soleimani hingga Tewas Dibunuh atas Perintah Donald Trump

Isu Perang Dunia III Kian Memanas, 10 Negara Ini Jadi Tempat Paling Aman

Kesaksian Mahasiswa Asal Makassar: Iran Siap Perang Demi Qasem Soleimani, Indonesia vs China Hoaks

Jenderal Qasem Soleimani tewas dibunuh 'atas perintah Presiden Donald Trump', Iran segera perang dengan Amerika Serikat?
Jenderal Qasem Soleimani tewas dibunuh 'atas perintah Presiden Donald Trump', Iran segera perang dengan Amerika Serikat? (AFP VIA BBC NEWS INDONESIA)

Lantas, apa arti dari pengibaran bendera merah di Iran? Arti pengibaran bendera merah Melansir dari The Times of India, bendera merah Iran ini berarti panggilan untuk melakukan pembalasan terhadap kematian Soleimani yang tewas karena serangan Amerika Serikat di Baghdad.

Bendera merah dalam tradisi Syiah melambangkan darah yang tumpah secara tidak adil dan sebagai panggilan untuk membalas seseorang yang terbunuh.

Bendera merah, konon dikibarkan di tempat suci Imam Hussain di Karbala setelah kematiannya dalam Pertempuran Karbala (680 M).

Bendera tersebut belum diturunkan sampai sekarang.

Sejalan dengan tradisi Syiah, bendera itu hanya akan diturunkan begitu kematian Imam Hussain dibalas.

Sementara saat ini, pengibaran bendera merah menggarisbawahi keseriusan seruan Iran untuk membalas kematian Kepala Pasukan Elit Quds, Qasem Soleimani.

Halaman
1234
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved