Tribun Makassar

Satpol PP Panakkukang Ikut Bantu Relokasi Ternak Babi di Panaikang

Dipindahkan keluar Kota Makassar atas kesepakatan antara Satpol PP dan pemilik babi.

Satpol PP Panakkukang Ikut Bantu Relokasi Ternak Babi di Panaikang
Satpol PP Makassar
Pemasangan spanduk larangan ternak babi di Panaikang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar tegas terkait peliharaan ternak di dalam kota.

Sebagai bentuk penegasan, Satpol PP yang bertugas di Kantor Kecamatan Panakkukang memasang papan bicara di lokasi ternak yang ada di Panaikang, sekitar 1 km dari Kantor Gubernur Sulsel, dan Mall Nipah.

Camat Panakukang, M Thahir Rasyid mengatakan papan bicara ini sebagai bentuk penegasan kepada warga Panaikang, lantaran melakukan aktivitas piaraan ternak Babi secara diam-diam.

Lokasi piaraan ini berada di Jl Swadaya, Kelurahan Panaikang, Kota Makassar.

Satpol PP yang melakukan patroli di kawasan tersebut pun memperingatkan kepada peternak babi untuk segera memindahkan babi tersebut.

"Mereka sudah langgar Perwali 92 Tahun 2015. Ini harus dipindahkan Babinya. Kita berikan dia deadline sampai 15 Januari. Kalau tidak terpaksa kita angkut," kata Thahir, Selasa (7/1/2020).

Menurut dia, Makassar yang tercatat sebagai kota metro tidak lagi memberikan izin kepada peternak di wilayah khusus, salah satunya di Panakkukang.

Hal itu karena selain karena bau kotoran dari ternak piaraannya, juga estetika kota.

Dari data yang dihimpun, Babi piaraan warga Panaikang itu sebanyak 150 ekor.

Saat ini, beberapa babi sudah dipindahkan keluar Kota Makassar atas kesepakatan antara Satpol PP dan pemilik babi.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved