Penggerebekan Lokasi Pesta Sabu

Penjara Seumur Hidup Menanti Enam Pria yang Ditangkap Pesta Sabu di Siwa Wajo

Mereka pun terancam dijerat pasal 114 ayat 2 juncto 112 ayat 2 dengan hukuman penjara 20 tahun atau hukuman mati.

Penjara Seumur Hidup Menanti Enam Pria yang Ditangkap Pesta Sabu di Siwa Wajo
hardiansyah/tribunwajo.com
Barang bukti yang diamankan polisi saat melakukan penggerebekan di salah satu rumah di Siwa, Kabupaten Wajo, Selasa (7/1/2020) siang. 

TRIBUNWAJO.COM, PITUMPANUA - Enam pria mesti berurusan dengan aparat kepolisian lantaran diciduk sedang asik nyabu di salah satu rumah di Jl Minangasadae, Siwa, Kabupaten Wajo, Selasa (7/1/2020) siang.

Mereka pun terancam disangkakan pasal 114 ayat 2 juncto 112 ayat 2 dengan hukuman penjara 20 tahun atau hukuman mati.

"Iya ancaman seumur hidup, sementara anggota Polri masih didalami keterlibatannya apakah sekadar menggunakan atau kepentingan lain," kata Kasatres Narkoba Polres Wajo, AKP Ivan Wahyudi.

Dari 6 orang tersebut, satu di antaranya adalah anggota Polri yang bertugas di Polres Luwu.

Dia adalah Briptu Sukardi (26). Lalu, ada juga dua orang bersaudara yakni Haris bin Busra (28) dan Lasanra bin Busra (24), yang diketahui adalah pemilik rumah.

Lalu, tiga pelaku lainnya adalah Sulkifli bin Syarifuddin (39) asal Jl Tocamming Siwa, Takdir bin Sappe (32) asal Jl Minangasadae Siwa, dan Harif bin Walid (34) asal Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu.

"Ini masih terduga, ada satu orang anggota Polri dari Luwu kita amankan, berpangkat Briptu," kata Kapolsek Pitumpanua, AKP Jasman Parudik kepada Tribun Timur.

Terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan warga yang resah dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika tersebut.

"Awalnya dari info masyarakat kalau rumah tersebut sering dijadikan anak muda tempat pesat sabu-sabu, saya kumpulkan anggota terus pimpin penggerebekan," kata AKP Jasman, yang belum sepekan menjabat sebagai Kapolsek.

Selain mengamankan enam orang, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 8 saset kristal bening diduga sabu, 5 saset bekas pakai, satu alat isap atau bon, pirex, 2 korek api, 4 ponsel dan sejumlah uang tunai.

"Delapan saset kristal bening itu adalah milik Takdir, saat diintrogasi mengaku diperoleh dari Adi dan rencananya akan dijual," katanya.

Adi sendiri, yang juga merupakan pemilik rumah masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Sekaitan dengan adanya anggota Polri dari Polres Luwu yang diamankan, Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso yang dikonfirmasi belum memberikan respon.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved