Tewas Kesetrum Listrik di Gowa

Komisi II Harap Kematian Pekerja di Pasar Limbung Jadi Pembelajaran

Pernyataan itu disampaikan menanggapi nasib tragis yang dialami dua pekerja di Pasar Limbung, Kecamatan Bajeng.

Komisi II Harap Kematian Pekerja di Pasar Limbung Jadi Pembelajaran
Ari Maryadi/Tribun Timur
Ketua Komisi II DPRD Gowa, Nasaruddin Daeng Sitakka ketika meninjau pengerjaan Pasar Limbung, Desember 2019 lalu 

Warga setempat sempat melarikan keduanya korban ke Puskesmas Bajeng yang terletak tak jauh dari pasar.

Namun nyawa korban rupanya tidak tertolong, atau sudah meninggal dunia sebelum sampai di Puskesmas.

Perawat puskesmas mendapati denyut nadi korban sudah tidak berdetak ketika tiba di Puskesmas.

Tekanan darah korban pun demikian. Sudah tidak terukur. Hal itu menandai jika kedua korban sudah meninggal dunia sebelum tiba di Puskesmas.

"Sudah meninggal waktu tiba ke puskesmas. Denyut nadi sudah tidak teraba," terang pria yang akrab disapa dr Yudi ini.

dr Yudi memastikan kedua korban tewas akibat tersengat aliran listrik. Hal itu ditandai dengan luka melepuh yang ditemukan pada kaki kedua korban.

Aliran listrik itu berasal dari kabel lampu dalam kondisi telanjang. Kabel listrik itu mengenai tangga besi yang diinjak oleh kedua korban.

Ketua Komisi II DPRD Gowa, Nasaruddin Daeng Sitakka ketika meninjau pengerjaan Pasar Limbung, Desember 2019 lalu
Ketua Komisi II DPRD Gowa, Nasaruddin Daeng Sitakka ketika meninjau pengerjaan Pasar Limbung, Desember 2019 lalu (Ari Maryadi/Tribun Timur)

Hingga akhirnya, kedua korban tersengat aliran listrik hingga tewas.

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Bajeng Iptu Hasan Fadhlyh Hermansyah mengatakan kedua korban ditemukan tergeletak di lantai gedung pasar pada pukul 21:15 Wita.

Ia ditemukan pertama kali oleh para pedagang pasar.

Halaman
1234
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved