Tewas Kesetrum Listrik di Gowa

Komisi II Harap Kematian Pekerja di Pasar Limbung Jadi Pembelajaran

Pernyataan itu disampaikan menanggapi nasib tragis yang dialami dua pekerja di Pasar Limbung, Kecamatan Bajeng.

Komisi II Harap Kematian Pekerja di Pasar Limbung Jadi Pembelajaran
Ari Maryadi/Tribun Timur
Ketua Komisi II DPRD Gowa, Nasaruddin Daeng Sitakka ketika meninjau pengerjaan Pasar Limbung, Desember 2019 lalu 

Sitakka yang merupakan legislator dari dapil Bajeng ini pernah melakukan peninjauan pembangunan pasar rakyat Limbung di Kecamatan Bajeng, Senin (16/12/2019) lalu.

Menurutnya, pengerjaan pasar itu telah dianggarkan senilai Rp6 miliar. Anggarannya bersumber dari APBN 2019.

Ketika itu, ia mendesak dinas terkait agar pengerjaan proyek selesai tepat waktu.

Gara-gara Kejar Target

Sebelumnya diberitakan, Nasib malang dialami Anwar (42), dan Abd Rauf Kadir, dua tukang listrik di Kabupaten Gowa.

Kedua pekerja tewas itu tewas tersetrum listrik di Pasar Limbung, Jumat (3/1/2020) malam lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, keduanya dilaporkan nekat bekerja lembur malam-malam demi menuntaskan pekerjaan.

Sejumlah pedagang pasar sempat memperingatkan kedua korban. Namun peringatan itu tidak diindahkan kedua pekerja.

Mereka tetap melanjutkan pekerjaan perbaikan atap dan aliran listrik pasar malam-malam.

"Mengejar target. Sudah dilarang oleh warga namun tetap melanjutkan pekerjaannya," kata Kepala Puskesmas Bajeng dr Nurwahyudi kepada Tribun.

Halaman
1234
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved