Tewas Kesetrum Listrik di Gowa

Komisi II Harap Kematian Pekerja di Pasar Limbung Jadi Pembelajaran

Pernyataan itu disampaikan menanggapi nasib tragis yang dialami dua pekerja di Pasar Limbung, Kecamatan Bajeng.

Komisi II Harap Kematian Pekerja di Pasar Limbung Jadi Pembelajaran
Ari Maryadi/Tribun Timur
Ketua Komisi II DPRD Gowa, Nasaruddin Daeng Sitakka ketika meninjau pengerjaan Pasar Limbung, Desember 2019 lalu 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Komisi II DPRD Gowa berharap tewasnya dua pekerja di Pasar Limbung menjadi pembelajaran bagi pihak proyek dan dinas terkait.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi nasib tragis yang dialami dua pekerja di Pasar Limbung, Kecamatan Bajeng.

Dua pekerja itu tewas tersengat listrik, Jumat (3/1/2020) lalu. Korban bernama Anwar, dan Abd Rauf Kadir.

"Kita berharap ini jadi perhatian. Keselamatan kerja harus selalu diutamakan," kata Ketua Komisi II, Nasaruddin Daeng Sitakka, Selasa (7/1/2020).

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan dua pekerja tersebut menjadi korban akibat tuntutan penyelesaian adendum proyek Pasar Limbung.

Menurutnya, pengerjaan Pasar Limbung tidak selesai tepat waktu pada akhir tahun 2019 kemarin. Pengerjaannya pun terpaksa diberi adendum.

"Kita berharap kontraktor harus memfasilitas pekerja dengan standar keselamatan kerja. Termasuk wajibkan asuransi para pekerjanya seperti BP Jamsostek," tegas Sitakka.

Sayangnya, kata Sitakka, dua pekerja itu tidak dilengkapi dengan peralatan memadai untuk memastikan keselamatannya.

Ia mencontohkan dua pekerja itu semestinya diberi sepatu karet agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga akhirnya kedua pekerja itu tersengat listrik yang berujung maut.

Halaman
1234
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved