Tribun Mamasa

Ini Dia 3 Objek Wisata Baru di Kabupaten Mamasa, Ada Wisata Sejarah Hingga Alam

Wakil Bupati Mamasa, Sulawesi Barat meresmikan objek wisata baru di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalin

Ini Dia 3 Objek Wisata Baru di Kabupaten Mamasa, Ada Wisata Sejarah Hingga Alam
TRIBUN TIMUR/SEMUEL MESAKARAENG
Wakil Bupati Mamasa Resmikan Objek Wisata Tokesan Ulu 

TRIBUNMAMASA.COM, TAWALIAN - Wakil Bupati Mamasa, Sulawesi Barat meresmikan objek wisata baru di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalin, Selasa (/1/2020) siang.

Secara bersamaan, Wabup Mamasa Marthinus Tiranda meresmikan tiga objek wisata di Desa Tawalian Timur.

Adapun masing-masing objek wisata itu yakni Puncak Tokesan Ulu, Benteng Puang dan Sarambu Bara'.

Ketiga objek ini masing-masing memiliki arti dan historysnya.

Tokesan Ulu

Adapun arti dari nama masing-masing objek itu yakni Tokesan Ulu berasal dari dua kata yaitu Tokesan yang berarti 'Gantungan' dan Ulu berarti 'Kepala'.

Tokesan Ulu berada di Dusun Tatale, tepat disebelah tenggara Desa Tawalian Timur.

Konon, pada zaman dahulu, bukit ini digunakan sebagai tempat merayakan kemenangan nenek moyang masyarakat seusai pulang dari medan perang.

Kepala dari lawan atau musuh masyarkat Tatale lalu digantung di atas bukit itu, sehingga disebut Tokesan Ulu atau tempat menggantung kepala.

Di atas bukit ini, kini dibanguni beberapa fasilitas berupa tiga buah gazebo dan beberapa spot selfie, dengan viu pemandangan bukit, sawah dan perkampungan nan asri.

Jika Tokesan Ulu sebagai tempat merayakan kemenangan para leluhur masyarkat Tatale, maka berbeda dengan Benteng Puang.

Berdasakrakan sejarah singkat yang disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Desa Tawalian Timur, Yermia mengatakan, benteng puang pada zaman dahulu digunakan sebagai benteng pertahanan melawan kolonial belanda.

Mulai dari
Benteng Puang
Halaman
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved