Polemik Natuna

3 Alasan Mengapa Natuna Selalu Jadi Sengketa hingga Diklaim Pihak Asing, Terbaru oleh China

Tanpa segan tiga kapal Vietnam dan beberapa kapal China terpantau sedang melakukan aktivitas di Laut Natuna.

DOK. TNI
Panglima Komondo Gabungon Wilayah Pertahonan | (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Morgono menggelar apel pasukan intensitas operasi rutin TNI dalam pengamanan laut Natuna di pelabuhan Selat Lampa, Ranai Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pasukan yang terlibat yakni sekitar 600 personil dengan jumlah KRI yang ada sebanyak lima unit kapal. 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Indonesia kembali mendapat klaim dari negara lain.

Yang terbaru perairan laut Indonesia saat ini mendapat klaim dari China.

Seperti diketahui, kabar mengenai pencurian ikan oleh kapal asing di perairan Natuna akhir-akhir ini menjadi sorotan.

Tanpa segan tiga kapal Vietnam dan beberapa kapal China terpantau sedang melakukan aktivitas di Laut Natuna.

Mengenal Natuna Wilayah di Kepulauan Riau Indonesia, Punya Potensi Ladang Gas hingga Diklaim China

4 Alasan Indonesia Tak Butuh Negosiasi soal Natuna dengan China, Sudah Dipatahkan PBB

13 Tempat Wisata Terbaik di Natuna, Bisa Jadi Rekomendasi Liburan

Ilustrasi. Kapal China - Vietnam masuk Natuna, TNI kini siaga dan deretan alat tempur dikerahkan.
Ilustrasi. Kapal China - Vietnam masuk Natuna, TNI kini siaga dan deretan alat tempur dikerahkan. (PUSPEN TNI)

Hingga akhirnya pun, China bahkan mengklaim perairan Natuna sebagai miliknya.

Dilansir dari Tribun Kaltim, dasar yang dipakai China untuk mengklaim Perairan Natuna yang masuk wilayah Laut Cina Selatan adalah sembilan garis putus atau nine dash line.

Nine dash line merupakan garis yang dibuat sepihak oleh China tanpa melalui konvensi hukum laut di bawah PBB atau United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).

Sementara itu, Pemerintah Indoensia menegaskan, tidak akan pernah mengakui nine dash atau sembilan garis putus-putus yang diklaim oleh China.

Maraknya kapal asing yang beraktivitas di Natuna tidak lepas dari potensi yang terkandung di Perairan Natuna tersebut.

Berikut adalah potensi yang dimiliki Perairan Natuna:

Halaman
1234
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved