Tewas Kesetrum Listrik di Gowa

Penjelasan Puskesmas Soal Kematian Tukang Kesetrum Listrik di Gowa

Dua orang pekerja tewas kesetrum listrik di Pasar Limbung, Kabupaten Gowa, Jumat (3/1/2020) malam.

Penjelasan Puskesmas Soal Kematian Tukang Kesetrum Listrik di Gowa
Polsek Bajeng
Dua orang pekerja dilaporkan tewas tersetrum listrik di Kabupaten Gowa, Jumat (3/1/2020) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Dua orang pekerja tewas kesetrum listrik di Pasar Limbung, Kabupaten Gowa, Jumat (3/1/2020) malam.

Kepala Puskesmas Bajeng, dr Nurwahyudi menuturkan korban sudah meninggal dunia ketika dibawa ke puskesmas setempat.

Kedua korban menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Setelahnya, ia dibawa ke Puskesmas Bajeng untuk pemeriksaan kondisi tubuhnya.

Kedua korban masing-masing bernama Anwar (42), dan Abd Rauf Kadir (34). Keduanya adalah tukang listrik.

"Sudah meninggal waktu di bawa ke puskesmas," katanya kepada Tribun, Sabtu (4/1/2020).

dr Yudi, sapaan, mengungkapkan kedua korban menderita luka pada telapak kakinya. Luka itu disebabkan oleh arus listrik yang menyetrum keduanya.

"Tampak luka meleput pada telapak kaki kiri

Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Bajeng Iptu Hasan Fadhlyh Hermansyah mengatakan korban tersentrum karena sedang memperbaiki aliran listrik di Pasar Limbung.

Keduanya ditemukan tergeletak di lantai gedung pasar pada pukul 21:15 Wita. Ia ditemukan oleh para pedagang pasar.

Ketika diperiksa, kondisi korban rupanya sudah tidak bernyawa. Ia diduga tersentrum aliran listrik dari kabel lampu.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved