Plafon Islamic Centre Pangkep Ambruk
Pemkab Pangkep Tutup Sementara Gedung Islamic Centre
Kepada Tribun Timur, Kabag Umum Pemkab Pangkep, Lukman Murtala mengatakan insiden ini sudah dipantauanya
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Pasca insiden ambruknya plafon di Gedung Islamic Centre saat pesta pernikahan berlangsung, pihak Pemkab Pangkep menutup sementara.
Kepada Tribun Timur, Kabag Umum Pemkab Pangkep, Lukman Murtala mengatakan insiden ini sudah dipantauanya langsung di lokasi kejadian.
"Iya ditutup sementara, sudah pantau langsung di lokasi kejadian, sekalian saya lapor kalau ada insiden seperti ini dan saya akan terus koordinasi dengan pimpinan," ujarnya, Jumat (3/1/2020).
Lukman menyebut penutupan sementara itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Tapi tidak lama, kita perbaiki dulu karena ini gedung salah satunya sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita di Pangkep," ungkapnya.
Pihaknya berjanji secepatnya akan melakukan pembenahan dan akan dianggarkan untuk APBD perubahan.
"Insya Allah kita terus koordinasi sama pimpinan dan kemungkinan dianggarkan di APBD Perubahan 2020," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, pesta pernikahan di Gedung Islamic Centre di Jalan Sultan Hasanuddin Kabupaten Pangkep, terpaksa terhenti, akibat ambruknya plafon di Gedung Islamic Centre, saat pesta pernikahan sementara berlangsung, Jumat (3/1/2020).
Pantauan Tribun Timur, lebar runtuhan plafon, sekitar empat meter, sedangkan panjang runtuhan sekitar sepuluh meter.
Posisi plafon yang runtuh pun tepat pada posisi di atas tempat kedua mempelai berdiri.
Plafon yang ambruk tersebut berserakan tepat di depan tempat pengantin duduk.
Salah seorang saksi, Anto yang melihat kejadian itu mengatakan diperkirakan ambruknya plafon tersebut sekitar pukul 21.00 Wita.
Akibat insiden itu, dua pasien terluka.
Saat itu, katanya semua tamu kaget dan berhamburan keluar dari gedung.
Termasuk, pasangan pengantin menepi dari reruntuhan dan mencari tempat aman.
Sementara, korban luka-luka saat ini masih berada di RSUD Batara Siang untuk mendapatkan penanganan medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jumats.jpg)