Viral di Facebook - WhasApp, Makan Ikan Bakar di Tempat Dipromosikan Jokowi 'Ditipu' Rp 1,6 Juta

Viral di Facebook - WhasApp, makan ikan bakar di tempat dipromosikan Presiden Jokowi 'ditipu' Rp 1,6 juta.

SAJIAN SEDAP/KOMPAS.COM
Ilustrasi. Viral di Facebook - WhasApp, makan ikan bakar di tempat dipromosikan Presiden Jokowi 'ditipu' Rp 1,6 juta. 

Lisbet juga mengatakan tidak pernah marah dan melontarkan ucapan menantang Bupati Rapidin Simbolon seperti yang dikatakan dalam unggahan.

"Aha nakkin amang, saya bilang begitu. Arga ma ikkan na i, inna. Ai par sakiloan do i amang nikku, ai dang pas i amang baenonhu dope sabe na dohot sabbal na. (Apa tadi pak, kubilang begitu. Mahal kali ikannya buk, kata dia ke saya. Karena itu ikan ukuran satu kilo dan belum lagi bumbu-bumbunya," ujar Lisbet.

Terkait harga air mineral yang dianggap mahal Rp 10.000 per botol, Lisbet mengaku ada karyawannya yang lalai.

Hal tersebut terjadi karena hari itu restoran mereka ramai pengunjung.

"Palojahu gok tamu, mangattusi ma akka dakdanak (Bagaimanalah, banyak tamu yang datang, mengertilah anak-anak (karyawan) sudah kelelahan," tambahnya.

Atas kelalaian tersebut, Lisbet mengatakan ia telah meminta maaf apalagi pengunjung itu semarga dengan suaminya.

Ia mengakui sempat berdebat dengan rombongan tersebut hingga membuat pelayanan terganggu dan dikomplain oleh pengunung lain.

"I sai holan i do i ladeni hamu, ahu m jo lean hamu mangan (Kenapa itu aja yang kalian ladeni, kasih saya makan dulu buk)," tutur Lisbet menirukan ucapan pengunjung yang lain.

Lisbet kemudian melanjutkan pekerjaannya sedangkan sang suami, Ojak Sidabutar yang sedang membakar ikan memilih tidak ikut berdebat.

Pada rombongan tersebut, ia hanya mengatakan jika ada kekurangan langsung saja disampaikan ke istrinya, Lisbet Sirait.

"Alana hubege pe, halaki mandok kita masukkan ke medsos (Aku juga sudah mendengar, akan dimasukkan ke medsos," ujar Ojak Sidabutar suami Lisbet yang dituding menyuruh rombongan menegur istrinya.

Ojak juga keberatan istrinya dituduh menantang Bupati Rapidin Simbolon karena selama pembicaraan tidak ada perdebatan yang membawa nama bupati. 

Atas kejadian tersebut, Lisbet mengaku siap bertemu dengan wisatawan yang mampir ke restorannya.

"Molo ro halaki siap do ahu makkatai. Marhua ahu sahat-sahat tu Bupati, ahu pe na maccari ngolu do. (Kalau mereka datang, saya juga siap berbicara fakta sebenarnya, untuk saya sampai sebut-sebut Bupati saya juga fokus cari makan)," jelasnya.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved