Pendaki Meninggal di Gunung Bawakaraeng

Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng Berkemah dengan 13 Temannya

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan menuturkan, korban awalnya berkemah di kaki Gunung Bawakaraeng.

Pendaki Tewas di Gunung Bawakaraeng Berkemah dengan 13 Temannya
Polsek Tinggimoncong Kabupaten Gowa
Pendaki yang meninggal dunia di kaki Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, disemayamkan di rumah duka. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Seorang pemuda dilaporkan tewas di kaki Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Kamis (2/1/2020).

Korban bernama Anugerah Putra (31), warga Desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan menuturkan, korban awalnya berkemah di kaki Gunung Bawakaraeng.

Ia berkemah bersama 13 teman-temannya selama dua hari, atau sejak Selasa 31 Desember 2019 lalu.

Pada hari ketiga, atau Kamis (2/1/2019), korban rupanya mengalami sakit perut secara tiba-tiba di lokasi perkemahan.

Perwira polisi tiga balok ini melanjutkan, teman-temannya pun memutuskan melarikan korban ke puskesmas terdekat.

Akan tetapi, nyawa korban rupanya tidak tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhir sebelum sampai di Puskesmas Parigi.

"Di tengah perjalanan, sakit yang diderita semakin parah sehingga meninggal dunia," katanya, Kamis (2/1/2020) malam.

Sementara itu Kanit Intelkam Polsek Tinggimoncong Ipda Sulaiman Tahir menyampaikan korban diduga meninggal dunia akibat menderita hipotermia atau kedinganan.

Hal itu didasarkan hasil pemeriksaan tim medis di Puskesmas Parigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved