Suhardi Duka di DPRD Sulbar

Anggota DPR RI Sambangi DPRD Sulbar, Dengarkan Curhatan Kepala Dinas

Kunjungan kerja yang membahas kondisi perikanan, pertanian, perkebunan serta kehutanan di Provinsi Sulawesi Barat

Anggota DPR RI Sambangi DPRD Sulbar, Dengarkan Curhatan Kepala Dinas
nurhadi/tribunmamuju.com
Anggota DPR RI H Suhardi Duka diterima Ketua DPRD Sulbar Hj Suraidah Suhardi di ruangan kerjanya gedung DPRD Sulbar Jl And Malik Pattana Endeng, Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Anggota DPR RI, H Suhardi Duka (SDK) kunjungan kerja ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar, di Jl Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju, Jumat (3/12/2020).

Legislator Dapil Sulbar itu diterima Ketua DPRD Sulbar Hj Suraidah Suhardi di ruangan kerjanya bersama Ketua Komisi I Sukri Umar dan ketua Fraksi Demokrat Syamsul Samad.

Kunjungan kerja yang membahas kondisi perikanan, pertanian, perkebunan serta kehutanan di Provinsi Sulawesi Barat, turut dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Fakhruddin, Kadis Pertanian Mukhtar dan Kadis Perikanan.

Hadir juga Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat, Budi Sudaryono dan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional Mamuju, M Yatsir.

Mantan Bupati Mamuju dua periode itu mendengarkan curhatan para kepala-kepala dinas terkait kendala-kendala yang dialami untuk mengembangkan potensi di Sulbar. Termasuk kendala anggaran.

"Kita garis bawahi beberapa hal dalam pertemuan tadi. Mulai perikanan, peternakan dan pertanian untuk kita bawa ke Jakarta. Insyaallah bisa saya fasilitasi kebutuhan dinas demi kemajuan daerah kita. Misalnya soal kebutuhan pupuk,"kata ketua DPD Demokrat Sulbar itu.

Menurutnya, hal yang dinilai mendesak untuk didorong di pusat soal perikanan, mulai dari peningkatan kapal, fasilitas alat tangkap, pelabuhan, pabrik es dan sarana dan prasarana lainnya.

"Kedepan kita harap jangan terlalu banyak larangan kepada nelayan kita. Kalaupun ada larangan jangan pada nelayannya tapi pada pengusahannya,"ujarnya.

Karena itu, SDK berharap proposal usulan kebutuhan dari Sulbar diusulkan segera. Paling lambat Februari sebab bulan Maret sudah mulai dibicarakan.

"Intinya sebelum Musrembang harus sudah diusulkan karena itu akan dibahas dulu bersama para Deputi,"katanya.

SDK juga ingin mendorong di Senayan agar Sulbar dijadikan sebagai pusat pembenihan di kawasan timur Indonesia khusus pembenihan tanaman perkebunan.

"Kita ingin Sulbar ini menjadi sumber bibit pertanian di kawasan timur Indonesia bahkan barat. Kita harap ini terealisasi, pertimbangannya jangan kita selalu menerima tanaman baru atau varitas dari luar karena sebenarnya kita juga punya. Kita juga harus bisa jadi rujukan benih tanaman perkebunan,"tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved