PLN

Yuk Bayar Tagihan Listrik Tepat Waktu, Diputus PLN itu 'Sakit'

Dalam surat tersebut, PLN memberitahukan akan memutus listrik sementara bila pelanggan belum membayar tagihan bulanan.

Yuk Bayar Tagihan Listrik Tepat Waktu, Diputus PLN itu 'Sakit'
Eko Wahyu Prasongko
Humas PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Eko Wahyu Prasongko 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Pada Desember 2019 lalu, beredar sebuah surat dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) kepada warga yang belum melakukan pembayaran listrik bulan Desember 2019.

Dalam surat tersebut, PLN memberitahukan akan memutus listrik sementara bila pelanggan belum membayar tagihan bulanan.

Tidak hanya itu, pada (25-31/12/2019) kemarin PLN memblokir dan migrasi LPB bagi pelanggan yang belum melunasinya.

Hal ini juga berlaku bagi pelanggan yang pembayarannya sering melewati jatuh tempo.

Demikian disampaikan Humas PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Eko Wahyu Prasongko saat dikonfirmasi Tribun Timur, Kamis (2/1/2020).

Ia mengatakan, PLN melalui Unit Layanan Pelanggan rutin menginformasikan kepada pelanggan pasca bayar agar tidak terlambat membayar listrik.

"Pada Desember 2019 kemarin, beberapa pelanggan di Wilayah Makassar dan Gowa diputus aliran listriknya karena telat membayar," katanya.

Menurutnya, hal ini telah menjadi aturan dari PLN bahwa yang telat membayar maka akan diputus.

"Untuk pelanggan pasca bayar, batas pembayaran listrik kan setiap tanggal 20. Jika ada yang tidak membayar pada waktu yang telah ditentukan maka langsung kita putus," ucapnya.

"Sama halnya jika kehabisan kuota internet, pasti kita tidak bisa mengakses apapun jika habis kan pasti rasanya sakit. Dan ini tidak berlaku di Desember saja tetapi juga di bulan-bulan selanjutnya," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved