Pendaki Meninggal di Gunung Bawakaraeng

Pendaki Meninggal di Gunung Bawakaraeng Awalnya Sakit Perut

Korban awalnya mengalami sakit perut di lokasi perkemahan. Ia bersama teman-temannya berkemah di kaki Gunung Bawakaraeng.

Pendaki Meninggal di Gunung Bawakaraeng Awalnya Sakit Perut
Polsek Tinggimoncong Kabupaten Gowa
Pendaki yang meninggal dunia di kaki Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, disemayamkan di rumah duka. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Seorang pemuda dilaporkan tewas di kaki Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Kamis (2/1/2020) siang.

Korban bernama Anugerah Putra (31), warga Desa Romangloe Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan menuturkan, korban meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju ke puskesmas terdekat.

Korban awalnya mengalami sakit perut di lokasi perkemahan. Ia bersama teman-temannya berkemah di kaki Gunung Bawakaraeng.

"Anugrah Putra mengalami sakit perut di lokasi perkemahan," kata AKP Mangatas Tambunan saat dihubungi, Kamis (2/1/2020) malam.

Perwira polisi tiga balok ini melanjutkan, teman-temannya sempat membawa korban berobat ke puskesmas terdekat.

Akan tetapi, nyawa korban rupanya tidak tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhir sebelum sampai di Puskesmas Parigi.

"Di tengah perjalanan, sakit yang diderita semakin parah sehingga meninggal dunia," terangnya.

Sementara itu Kanit Intelkam Polsek Tinggimoncong Ipda Sulaiman Tahir menyampaikan korban diduga meninggal dunia akibat menderita hipotermia atau kedinganan.

Hal itu didasarkan hasil pemeriksaan tim medis di Puskesmas Parigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved