Pungli Sertifikat Tanah

Dugaan Pungli Sertifikat Tanah Gratis di Biraeng Pangkep Sudah Pemeriksaan Saksi

Kepada Tribun Timur, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pangkep, Sugiharto mengatakan agenda pemeriksaan saksi hari ini berlangsung

Dugaan Pungli Sertifikat Tanah Gratis di Biraeng Pangkep Sudah Pemeriksaan Saksi
Kejari Pangkep
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pangkep, Sugiharto bersama keenam saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, Kamis (2/1/2020). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Kasus dugaan pungutan liar sertifikat tanah gratis di Biraeng Pangkep sudah sampai ke tahap pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, Kamis (2/1/2020).

Kepada Tribun Timur, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pangkep, Sugiharto mengatakan agenda pemeriksaan saksi hari ini berlangsung selama tiga jam.

"Sekitar tiga jam pemeriksaan saksinya mulai dari pukul 13.00 Wita hingga pukul 15.20 Wita," kata Sugiharto.

Sugiharto menyebut, ada enam saksi yang diperiksa yakni Hj Ni'ma, H Silahuddin, Sainuddin Gani, Kaseng, Hambali dan Abd Rahman.

Sugiharto menyebut, keenam saksi ini ditanyai sekitar kasus yang menjerat mantan Lurah Biraeng, Armin Syanur itu.

"Seputar jumlah pungutan sertifikat dan pungutan alas hak yang dipungut atau diminta oleh pak lurah," ungkap Sugiharto.

Dia menambahkan, dari keterangan saksi di persidangan keenam saksi dimintai beragam jumlah pungutan.

"Jumlahnya bervariasi tergantung permintaanya pak Lurah, kalau Hj Nima itu Rp 7 juta, Kaseng Rp 1,5 juta, Hambali Rp 1,7 juta, H Silahuddin Rp 500 ribu, Sainuddin Gani Rp 7 juta (anak Hj Nima) dan Abd Rahman Rp 2,5 juta," ujarnya.

Sidang lanjutan selanjutnya akan dilaksanakan tanggal 9 Januari 2020.

"Agenda sidangnya masih mendengarkan keterangan saksi tanggal 9 Januari mendatang," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved