Pemkab Gowa
Bupati Gowa Gaungkan 'Doboloki' 2020, Begini Tanggapan Pengamat
Slogan itu digaungkan tepat pada awal tahun 2020. Diunggah pada media sosial Facebook dan Instagram.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- 1 Januari 2020, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menggaungkan slogan 'Doboloki' 2020. Bahasa Makassar berarti dua kali atau dua periode.
Slogan itu digaungkan tepat pada awal tahun 2020. Diunggah pada media sosial Facebook dan Instagram.
Meski demikian, Adnan masih memilih puasa bicara terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 hingga saat ini.
Termasuk kepastian maju lewat jalur independen ataupun partai politik. Ia memilih fokus mengurus pemerintahan.
Ketika dikonfirmasi Tribun, Adnan mengatakan jika postingan Doboloki hanyalah ucapan merayakan tahun baru 2020.
Ia enggan menanggapi ketika dikonfirmasi soal perkembangan kesiapan maju Pilkada Gowa 2020.
"Selamat tahun baru 2020," katanya saat dihubungi Tribun, Rabu (1/1/20202) malam.
Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Makassar, Andi Luhur Priyanto menilai strategi komunikasi politik Adnan untuk tidak terburu-buru memiliki nilai plus tersendiri.
Sebab, katanya, setiap langkah Adnan selaku petahana dinilai akan menjadi basis strategi perlawanan.
Sedang Adnan belum pernah berbicara kesiapan maju pilkada sejauh ini.
Luhur menilai strategi komunikasi politik yang dilakukan Adnan berpotensi meredam perlawanan dari para penantangnya.
"Kalau Adnan tetap terkendali dan belajar dari masa lalu persaingan, saya kira potensi perlawanan bisa dia redam," katanya kepada Tribun, Kamis (2/1/2020).
Luhur mengungkapkan calon lawan bisa saja menentukan strategi perlawanan dari langkah-langkah petahana.
Calon penantang dinilai akan menunggu dan memanfaatkan kesalahan politik Adnan. Tujuannya tak lain untuk mengisi arena kontestasi.
Akan tetapi, lanjutnya, jika strategi politik Adnan tetap terkendali, maka calon lawan tidak akan betul-betul bisa menjadi lawan di kontestasi Pilkada.
Sementara itu pengamat politik UIN Alauddin Makassar Firdaus Muhammad menuturkan, Adnan menggaungkan slogan Doboloki pada saat yang tepat.
Slogan itu digaungkan tepat pada awal tahun baru 2020 dengan menggunakan bahasa lokal, bahasa Makassar.
"Adnan bergerak pada waktu yang tepat untuk sosialisasi dengan slogan lokal Doboloki," ucapnya.
Menurutnya, Adnan memainkan strategi yang tepat melalui pilihan fokus mengurus pemerintahan. Keberhasilan pembangunan selama periodenya dinilai punya nilai jual sebagai strategi politik.
Selain Adnan, Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni juga belum menyatakan kesiapannya maju kembali pada Pilkada Gowa 2020.
Karaeng Kio, sapaan, memilih fokus mengurus pemerintahan sebagai orang nomor dua Pemkab Gowa.
"Saya belum berpikir periode kedua. Saya ingin fokus menyelesaikan tanggung jawab rakyat untuk satu tahun lebih masa jabatan," katanya saat dihubungi Tribun Timur, Jumat (13/12/2019) lalu.
Putra Batesalapang Manuju era Raja Gowa ke-36 ini mengaku enggan berpikir terlalu jauh ke depan. Alasannya, menyelesaikan masa jabatan dengan baik adalah bentuk kesyukuran baginya.
"Saya bersyukur bisa hampir menyelesaikan masa periode pertama. Kita diamanahkan oleh rakyat, jadi kita harus bekerja untuk rakyat. Jangan dulu berpikir terlalu jauh," bebernya.
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow Instagram Tribun Timur
Subscribe akun Youtube Tribun Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-gowa-adnan-purichta-ichsan-pada-media-sosial-instagramnya.jpg)