Breaking News:

Kajati Sulsel Batal Diganti

Mutasi Kajati Sulsel Dibatalkan, Ini Dugaan Aktivis ACC

Direktur Pekerja ACC Sulsel, Abdul Kadir Wokanubun, menduga pembatalan pergantian kajati karena ada masalah diinternal institusi tersebut.

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Wakil Direktur ACC Sulawesi Abdul Kadir Wokanubun 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lembaga Anti Corruption Committe (ACC) Sulsel, pertanyakan pembatalan pergantian atau mutasi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Firdaus Dewilmar.

Direktur Pekerja ACC Sulsel, Abdul Kadir Wokanubun, menduga pembatalan pergantian kajati karena ada masalah diinternal institusi tersebut.

"Kami menduga ada masalah internal di Kejaksaan Tinggi Sulsel dan Kejagung," kata Kadir saat konfirmasi tribun, Rabu (1/1/2020) malam.

Seperti diberitakan, surat keputusan (SK) mutasi Firdaus Dewilmar telah dikeluarkan Kejagung. Penggantinya adalah Jaja Subagja yang saat ini menjabat Kajati Gorontalo.

Mutasi itu batal setelah kejagung kembali mengeluarkan SK pembatalan SK mutasi Firdaus yang dikeluarkan sebelumnya.

Surat Keputusan pembatalan mutasi Firdaus dikeluarkan Kejaksaan Agung (Kekagung) RI pada 30 Desember 2019.

Sedangkan SK mutasinya dikeluarkan empat hari sebelumnya, yakni 26 Desember.

Dikonfirmasi wartawan, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspen) Kekagung RI, Hari Sutiyono pun membenarkan hal itu.

Dalam Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia nomor KEP-383/A/JA/12/2019 30 Desember 2019 tentang pembatalan.

Surat keputusan ini keluar untuk batalkan keputusan nomor KEP-380/A/JA/12/2019 pada tanggal 26 Desember 2019, silam.

Berdasarkan surat keputusan itu, otomatis Fidaus Dewilmar tetap menjabat Kajati Sulsel.

Padahal, Dewilmar dikabarkan akan mendapat jabatan baru Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional di Kejaksaan Agung.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved