Air Terjun Bantimurung

2019, Capaian Pendapatan Asli Daerah Bantimurung Maros 'Over' Target, Pertama Kali?

Bahkan PAD Bantimurung mengalami surplus sebesar Rp 1 miliar, jika dibanding dengan tahun sebelumnya.

2019, Capaian Pendapatan Asli Daerah Bantimurung Maros 'Over' Target, Pertama Kali?
Ansar/Tribun Maros
Wisatawan Australia, mengenakan baju adat Bugis-Makassar saat berkunjung ke Bantimurung, Minggu (29/12/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, Muh Ferdiansyah, berhasil meningkatkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) kawasan wisata alam Bantimurung, ditahun 2019.

Bahkan PAD Bantimurung mengalami surplus sebesar Rp 1 miliar, jika dibanding dengan tahun sebelumnya.

Over capaian target tersebut, baru kali pertama terjadi selama 10 tahun terakhir.

Ferdiansyah menjelaskan, dari target Rp 8 miliar yang telah ditentukan DPRD Maros,  pihak pengelola malah melampuainya.

Pihaknya berhasil mengumpulkan PAD sebesar Rp 9, 7 miliar.

"Sehingga pengelola Bantimurung surplus lebih Rp 1 miliar. Capaian ini merupakan kali pertama selama 10 tahun terakhir," kata Ferdi.

Sementara, sebelum Ferdi menjabat, realisasi PAD Bantimurung hanya 85 persen. Hal itu disebabkan, kurangnya inovasi di dalam kawasan air terjun.

"Tahun 2018 lalu itu target sekitar Rp 9,2 miliar. Tapi yang terealisasi hanya Rp 7,8 miliar. Tahun 2019, target Rp 8 M, tapi kami kumpul sebanyak Rp9, 7 miliar lebih," ujar dia.

Capaian PAD tersebut berdasarkan data yang dimilikinya hingga 29 Desember 2019.

Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnkertrans) tersebut, menyampaikan, PAD dari air terjun sudah mencapai Rp 9,4 Miliar.

Halaman
1234
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved