GRADASI Sulsel Kawal Generasi Milenial Manfaatkan Literasi Digital Berbasis Budaya Lokal

Bagaimana menghadirkan generasi milenial yang terbebas dari informasi hoax

GRADASI Sulsel Kawal Generasi Milenial Manfaatkan Literasi Digital Berbasis Budaya Lokal
HANDOVER
Dewan Pengurus Daerah Generasi Digital Indonesia (DPD GRADASI) Sulsel menggelar diskusi pra Rapat Kerja dalam rangka menyambut tahun baru 2020, Minggu (29/12/2019). 

Citizen Reporter: H. Jurlan Em Saho’as (Pengurus DPD Generasi Digital Indonesia Sulsel) Melaporkan dari Makassar

Dewan Pengurus Daerah Generasi Digital Indonesia (DPD GRADASI) Sulawesi Selatan menggelar diskusi pra Rapat Kerja dalam rangka menyambut tahun baru 2020 dengan topik “Literasi digital generasi milenial berbasis budaya lokal.”

Pembicara utama Prof. Dr. HM. Asdar selaku anggota Dewan Pakar dan Ketua Umum DPD GRADASI Sulsel Abd Kadir, SE,MM., di ruang VIP Restoran Mi Titi BTP, Minggu (29/12/2019).

Dewan Pengurus Daerah Generasi Digital Indonesia (DPD GRADASI) Sulsel menggelar diskusi pra Rapat Kerja dalam rangka menyambut tahun baru 2020.

Pengurus DPD GRADASI Sulsel bergambar bersama seusai seminar dan workshop pemanfaatan medsos dalam meningkatkan omzet UKM di Hotel Almadera, belum lama ini.

Kegiatan ini merupakan rangkaian diskusi dan workshop sebelumnya bertajuk “Optimalisasi media sosial dalam meningkatkan omzet produksi UKM”.

Prof. Dr. HM. Asdar mengawali pembahasannya dengan mengkritisi keberadaan organisasi berskala nasional yang baru diresmikan awal tahun 2019 ini di tingkat pusat (Jakarta) terkait dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat.

Menurut guru besar Unhas yang kini menjabat Rektor Universitas Cokroaminoto itu, pendiri organisasi ini dan terkhusus pengurus GRADASI di daerah ini sangat penting untuk memposisikan diri di dalam memperdayakan pengurus dan orang-orang yang akan menjadi anggotanya nanti.

“Jika organisasi ini cenderung kepada non profit maka tidaklah salah jika orang-orang yang direkrut berasal dari berbagai kalangan atau profesi,” kata Prof. Asdar yang juga saat ini tercatat sebagai salah seseorang staf ahli Gubernur Sulsel.

“Tapi bila tujuannya adalah bisnis atau meraih keuntungan, maka sedapat mungkin orang-orang yang terlibat di dalamnya adalah mereka yang selama ini sudah menekuni dunia bisnis atau setidaknya memiliki naluri bisnis yang akan memanfaatkan teknologi digital,” jelasnya.

Prof. Asdar mengakui, literasi digital bagi kalangan generasi milineal sangat penting dan harus ada upaya pencerahan dan edukasi buat mereka, terutama di dalam mengantisipasi dampak negatif yang makin gencar dan marak terjadi di negeri kita ini.

“Berita hoax itu hanya bisa diketahui dan dimengerti apabila generasi milineal ini dibekali literasi di dalam mengenali informasi yang diterima dan disebarkan melalui media sosial,” tandasnya.

Salah satu literasi yang paling strategis dilakukan lewat digital lanjutnya, adalah bagaimana menghadirkan generasi milenial yang terbebas dari informasi hoax melalui nilai-nilai dan pesan-pesan moral dalam budaya Sulsel.

Bagaimana daerah ini khususnya, dan Indonesia secara keseluruhan terbebas dari ancaman perpecahan, maka salah satu pesan moral dari budaya Bugis-Makassar, seperti sipakatau, sipakainge, padaidi padaelo, dan abbulo sibatang yang bermakna saling hormat menghormati, memelihara silaturrahmi dan seterusnya dapat dijadikan literasi bagi generasi milenial dalam memanfaatkan teknologi digital tersebut.

Menanggapi pernyataan anggota Dewan Pakar GRADASI Sulsel itu, Ketua Umum Abd. Kadir mengakui bahwa organisasi yang dipimpinnya itu kendatipun orientasinya profit atau bisnis, namun di dalam merealisasi kegiatannya bersifat kolaborasi dan edukasi.

Karena itu, diharapkan para milenial yang bersentuhan dengan organisasi ini selain dapat memberdayagunakan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, juga dapat menghindari dampak negatif yang dihasilkan dan bahkan mendorongnya lebih produktif, kreatif dan menguntungkan secara materil melalui kegiatan usaha yang memanfaatkan teknologi digital. (*)

Editor: Insan Ikhlas Djalil
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved