Sambut Tahun Baru
Dzikir dan Doa Bersama Malam Pergantian Tahun di Mamuju Diguyur Hujan, Peserta Bubar?
Hujan deras turun mengguyur sebagian besar wilayah Kota Mamuju. Termasuk lokasi dzikir dan doa bersama yang dihadiri langsung Bupati Habsi Wahid
Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Dzikir dan doa bersama menyambut pergantian tahun 2019 ke 2020 di Anjungan Pantai Manakarra, Kabupaten Mamuju, terpaksa bubar.
Sejak sore, idak ada tanda-tanda hujan. Namun sekitar Pukul 22.30 Wita, tiba-tiba cuaca berbalik.
Hujan deras turun mengguyur sebagian besar wilayah Kota Mamuju. Termasuk lokasi dzikir dan doa bersama yang dihadiri langsung Bupati Habsi Wahid dan jajaran pimpinan Forkopimda.
Akibatnya para peserta dzikir dan doa bersama yang mulanya duduk melantai harus berdiri berteduh dalam tenda yang disediakan panitia.
Tiga tahu terakhir malam pergantian tahun di ibukota Provinsi Sulawesi Barat disambut dengan dzikir dan doa bersama. Tanpa pesta kembang api.
Tahun ini, merupakan tahun ketiga di Kabupaten Mamuju diperingati malam pergantian tahun tanpa pesta kembanang api. Itu disebabkan adanya larangan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar.
Dzikir dan doa bersama ini menghadirikan Ustadz kondang H Muhammad Guntur Bumi Al Qurthubi bersama Umi Puput Melati.
Acara ini juga menghadirkan kelompok gambus Rumah Tilawah Qur'an Al Musyidin Makassar sebagai penghibur acara.
Hingga berita ini ditulis hujan deras masih mengguyur Kota Mamuju dan sekitarnya. Belum ada tanda-tanda hujan akan redah.(tribun-timur.com).
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow Instagram Tribun Timur
Subscribe akun Youtube Tribun Timur
(*)