Dugaan Ijazah Palsu Kades Balielo

Tak Ada Kesepakatan di DPMD, Demonstran Kini Serbu Kantor Bupati Wajo

Aksi dilakukan di kantor bupati wajo, setelah mereka tak menemukan kesepakatan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Wajo, Senin (30/1

hardiansyah abdi gunawan
Tak membuahkan hasil di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Wajo, massa aksi melanjutkan unjuk rasanya di Kantor Bupati Wajo, Senin (30/12/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Masyarakat Desa Balielo dan Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), melanjutkan aksinya di kantor bupati Wajo.

Aksi dilakukan di kantor bupati wajo, setelah mereka tak menemukan kesepakatan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Wajo, Senin (30/12/2019).

"Karena tidak ada kejelasan yang diberikan Kadis PMD, jadi kita ingin meminta penjelasan Bupati Wajo," kata salah satu orator, Baso Agus Parawansah.

Massa aksi yang berjumlah puluhan orang tersebut masih bertahan di halaman kantor Bupati Wajo menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak pemerintah.

Sebagaimana diketahui, massa aksi sebelumnya melakukan aksi unjuk di Kantor DPMD Kabupaten Wajo.

Mereka menuntut agar Kepala Desa Balielo terpilih, Nur Asia agar pelantikannya ditunda, Selasa (31/12/2019) besok.

"Kami meminta agar pelantikan Nur Asia ditunda, karena ada dokumen milik Nur Asia yang terindikasi dipalsukan dan saat ini masih berproses hukum," kata Koordinator Aksi, Heriyanto Ardi. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved