Pebalap Motor Tewas

Pebalap Majene yang Tewas di Road Race Kapolresta Mamuju Dimakamkan di Pekuburan Islam Saleppa

Korban tewas usai jatuh lalu ditabrak oleh pebalap lain. Insiden itu terjadi sekitar Pukul 15.15 Wita sore

Pebalap Majene yang Tewas di Road Race Kapolresta Mamuju Dimakamkan di Pekuburan Islam Saleppa
nurhadi/tribunmamuju.com
Korban saat di kamar mayat RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Ilham Pramudya (16), seorang pebalap asal Majene tewas saat jatuh di lintasan road race Kapolresta Mamuju Cup I yang berlangsung di Sirkuit Arteri, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Minggu (29/12/2019).

Ilham Pramudya (16) adalah siswa SMA Negeri 3 Majene.

Korban tewas usai jatuh lalu ditabrak oleh pebalap lain. Insiden itu terjadi sekitar Pukul 15.15 Wita sore.

Keluar darah dari hidung serta telinga kiri korban. Kemudian luka-luka pada bagian dada.

Jenasah Ilham saat ini disemayamkan di rumah duku atau rumah orang tuanya di Saleppa Majene.

Rencananya akan dikebumikan di Pekuburan Islam Saleppa, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, besok.

Informasi itu diperolah Tribun-Timur.com, dalam selebaran kertas pengumuman kabar duka yang dibacakan di masjid-masjid di Kota Majene.

"Innalillahi Wainnailahi Rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Ilham Pramudya, putra dari bapak Herman Makmur dan Nunung Asrayani (Warung Indonesia) atau cucu dari Almarhum H Abdul Rahman. Almarhum meninggal dunia di RS Bhayangkara Mamuju, 29 Desember 2019. Akan dikebumikan pada hari Senin 30 Desember sekitar Pukul 10.00 Wita di Pekuburan Islam Saleppa. Saat ini almarhum disemayamkan di rumah duka Gattung-gattung Saleppa," begitu bunyi informasi duka atas meninggalnya Ilham Pramudya.

Ilham Pramudya joki motor Fiz R yang tergabung dalam klub HAKS Majene. Jatuh saat memasuki race kedua final di kelas bebek standar formula lokal Sulbar 2 TAK.

Ilham ditabrak oleh M Fadly pebalap asal Mapilli Polman yang tergabung dalam klub balap Berkah Motor Mapilli saat jatuh dalam lintasan mengakibatkan pendarahan.

Sempat dilarikan ke RS Bhayangkara namun nyawanya tak tertolong akibat pendarahan serius di alami.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved