Natal Oikumene
Demi Toleransi, Remaja Masjid di Mamasa Turut Amankan Natal Oikumene
Terbukti, Natal Oikumene tahun ini turut melibatkan Remaja Masjid dari empat perwakilan masjid di sekitar kota Mamasa untuk pengamanan natal.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Toleransi antar umat beragama di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat tak lagi diragukan.
Berbagai kegiatan keagamaan selalu melibatkan lintas agama tidak terkecuali.
Bukan hanya slogan, namun realita, Mamasa patut dicontoh soal kerukunan antar umat beragama.
Terbukti, Natal Oikumene tahun ini turut melibatkan Remaja Masjid dari empat perwakilan masjid di sekitar kota Mamasa untuk pengamanan natal.
Bukan baru kali ini, bahka tahun lalu pada momen yang sama remaja masjid juga turut terlibat.
Tetapi buka sebagai pengamanan melainkan sebagai penerima tamu.
Untuk momentum natal oikumene tahun ini, sedikitnya lebih dari sepuluh remaja masjid terlibat dalam pengamanan.
Amir koordinator pengamanan remaja masjid mengatakan, untuk tahun ini pihaknya melibatkan 11 orang remaja masjid dari empat masjid.
Amir menjelaskan, keterlibatan remaja maajid untuk pengamanan kali ini sebagai bentuk toleransi antar umat beragama.
"Kita lakukan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama," ungkap Amir saat dikonfirmasi Minggu (29/12/2019) sore tadi.
Laporan wartawan @sammy_rexta
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/masjid-saat-mengikiti-apel-kesiapan.jpg)