Polres Gowa Sita Uang Palsu

VIDEO: Pengakuan Tersangka Pengedar Dugaan Uang Palsu di Gowa

Meski tertangkap basah membawa tas berisi uang palsu, Hermawati (26) masih menyangkali perbuatannya.

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Meski tertangkap basah membawa tas berisi uang palsu, Hermawati (26) masih menyangkali perbuatannya.

Polisi menyampaikan, ibu tiga anak ini awalnya beralasan jika dugaan uang palsu itu diperoleh dari hasil penjualan lukisan suaminya.

Nilainya mencapai Rp10 juta rupiah dari pecahan uang Rp100ribu.

Belakangan, Hermawati menyampaikan keterangan berbeda. Menurutnya, dugaan uang palsu itu ia peroleh dari toilet SPBU Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Dalam rilis di Mapolres Gowa, tersangka mengaku tidak mengetahui jika uang yang ia belanjakan adalah uang palsu.

Ia mengaku hanya membelanjakan uang yang ia peroleh dalam kantonga plastik dari toilet SPBU Kota Palopo.

Hermawati terus menggelengkan kepalanya setiap kali dicecar pertanyaan oleh Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola.

"Kenapa mengaku bukan palsu. Pas pembelian pertama kan sudah banyak pengembalian. Kenapa belanja lagi dengan uang Rp100ribu," timpal Boy.

Perwira polisi dua melati ini menilai, Hermawati tidak kooperatif dalam pemeriksaan dugaan uang palsu ini.

Boy mengingatkan ancaman pemberian hukuman yang berat jika tersangka tidak kooperatif.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved