Tribun Sulsel

Kemendagri Tolak 7 Usulan Pemprov Sulsel, DPRD Ungkap Kesalahan Pemprov

Banggar meminta kepada Pemprov Sulsel untuk menyerahkan berita acara persetujuan tujuh item kegiatan dan program yang dicoret Mendagri.

Kemendagri Tolak 7 Usulan Pemprov Sulsel, DPRD Ungkap Kesalahan Pemprov
hasan/tribun-timur.com
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menyalahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Tim Badan Anggaran (Banggar) meminta kepada Pemprov Sulsel untuk menyerahkan berita acara persetujuan tujuh item kegiatan dan program yang dicoret Mendagri.

Menurut Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga bahwa setiap kegiatan yang tidak tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan KUA PPAS boleh dimasukkan dalam penjabaran APBD.

Tetapi, dengan syarat harus dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani Gunernur dan DPRD, yang kemudian di tandatangan bersamaan penandatanganan kesepakatan bersama KUA PPAS.

"Hanya saja saat diserahkan kekemandagri tidak dilampirkan berita acara tersebut sehingga muncul rekomendasi dilarang dianggarkan," kata Rangga dengan tegas.

Kemendagri diketahui tidak menyetujui tujuh item kegiatan dan proram dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD 2020, karena tidak tercantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

Item itu juga dituangkan dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD 2020.

Pantauan tribun dalam rapat yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif sempat alot. Sejumlah tim Banggar mempertanyakan alasan TAPD tidak menyertakan berita acara itu

"Kenapa ada ini berita acara tidak sampai di Jakarta. Itu masalahnya," tanya legislator DPRD Sulsel dari Fraksi Partai NasDem, Arum Spink

Pertanyaan sama juga dilontarkan Rahman Pina, legislator dari Fraksi Golkar. "Kenapa muncul ini karena berita acara tidak terkirim. Dimana itu berita acara, apa isinya," kata Rahman Pina.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved