8 Fakta Penyerang/Pelaku Penyiraman Novel Baswedan Ditangkap, Polisi Brimob? Siapa Sangka Lokasinya

Delapan fakta penyerang atau pelaku penyiraman Novel Baswedan ditangkap, polisi Brimob? Siapa sangka lokasinya.

TRIBUN-TIMUR.COM - Delapan fakta penyerang atau pelaku penyiraman Novel Baswedan ditangkap, polisi Brimob? Siapa sangka lokasinya.

Akhirnya pelaku teror penyerangan atau penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Novel Baswedan, sepupu Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta, berhasil diamankan.

Menurut Kepala Bareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo pelaku diamankan leh polisi pada Kamis (26/12/2019) malam.

"Tadi malam (Kamis malam), kami tim teknis bekerja sama dengan Satkor Brimob, mengamankan pelaku yang diduga telah melakukan penyerangan kepada saudara NB (Novel Baswedan)," kata Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Pelaku penyerangan dan teror terhadap Novel Baswedan baru berhasil diungkap Polri setelah kasus itu terjadi lebih dari 2,8 tahun.

Novel Baswedan diserang pada 11 April 2017 saat berjalan menuju kediamannya, setelah menunaikan ibadah shalat Subuh di Masjid Al Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibat penyiraman air keras ini, kedua mata Novel Baswedan terluka parah.

Dia sempat menjalani operasi mata di Singapura.

Selengkapnya, berikut 8 fakta terkait:

Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved