Tribun Makassar

Mendagri Coret 7 Item Anggaran Kegiatan Pemprov, Apa Saja?

Tujuh item kegiatan dan program yang dananya dialokasi dalam APBD pokok dicoret, karena tidak tercantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

hasan
rapat Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Kamis (26/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), telah mengevaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel)

Tujuh item kegiatan dan program yang dananya dialokasi dalam APBD pokok dicoret, karena tidak tercantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).

Item itu juga dituangkan dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD 2020.

Hal itu disampaikan Asisten 1 Pemprov Sulsel Tautoto Tanaranggina, dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Kamis (26/2/2019).

Rapat itu dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, dan didampingi oleh Wakil Ketua Banggar Fahruddin Rangga.

Adapun ketujuh item berdasarkan informasi diperoleh tribun, pertama, kegiatan pengadaan alat kesehatan dan kedokteran rumah sakit atau Unit Pelaksana Teknit Daerah (UPTD) Kesehatan Rp 74, 198 juta pada Rumah Sakit Khusus Daerah.

Kedua, kegiatan preservasi jalan dengan program hibah jalan dengan program hibah jalan daerah (PHJD) Rp 18,906 Miliar pada Satuan Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi.

Ketiga, kegiatan penataan dan pengelolaan rumah susun Rp 550 juta pada SKPD Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.

Keempat, kegiatan Rehabilitasi prasarana panti sosial anak Rp 6,298 miliar pada SKPD Dinas Sosial. Kelima, pengadaan sarana penunjang kegiatan rehabilitasi sosial dalam panti anak Rp 691 juta pada SKPD Dinas Sosial.

Keenam, rehabilitasi prasarana panti sosial lanjut usia Rp 3,5 miliar pada SKPD Dinas Sosial dan ketujuh, pengadaan sarana penunjang kegiatan rehabilitasi sosial dalam panti lanjut usia Rp160 juta pada SkpD Dinas Sosial.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Sudirman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved