UIN Alauddin
Begini Kesan Mahasiswi Cantik UIN Soal Gerhana Matahari
Mahasiswi cantik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) ini, ikut mengamati gerhana matahari cincin di Kabupaten Gowa, Kamis (26/12/2019)
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Bagi Asrini, fenomena gerhana matahari cincin merupakan bentuk kemahakuasaan Allah SWT.
Mahasiswi cantik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) ini, ikut mengamati gerhana matahari cincin di Kabupaten Gowa, Kamis (26/12/2019) siang.
"Sebuah kesyukuran, kita bisa melihat langsung kemahakuasaan Allah hari ini," katanya kepada Tribun.
Perempuan kelahiran Bulukumba 24 Januari 2000 ini, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan melihat gerhana matahari di Kabupaten Gowa.
Asrini datang mengamati gerhana matahari bersama teman-teman kuliahnya dari Prodi Ilmu Falaq.
Kabupaten Butta Bersejarah ini menjadi salah satu lokasi untuk dapat menyaksikan gerhana matahari ini.
Peristiwa gerhana matahari cincin disaksikan pada pukul 12.26 Wita di Kabupaten Gowa.
Kemudian puncak gerhana terjadi pukul 14.14 wita, dan akhir gerhana pada pukul 15.46 wita.
"Kita punya kesempatan besar untuk mengamati fenomena alam. Gerhana matahari ini bermakna sebagai bukti kemahakuasaan Allah melalui fenomena alam," bebernya.
Asrini mengingatkan, gerhana matahari cincin ini pernah terjadi pada masa Rasulullah Saw.
Ketika itu, katanya, gerhana matahari cincin terjadi ketika putra Rasullullah meninggal dunia.
"Gerhana ini sama persis dengan gerhana yang terjadi ketika putra Rasullullah meninggal dunia."
"Saat itu Rasulullah bersyukur bagaimana beliau bisa mensyukuri melihat Kemahakuasaan Allah," tandasnya.
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mahasiswa-prodi-ilmu-falaq-uin-alauddin-makassar-asrini.jpg)