Politisi Nasdem: Jika Tak Ditangani Baik Mundurnya Wakil Bupati Nduga, Papua Bisa Picu Konflik Baru

Wentinus adalah Wakil Bupati pertama yang mundur di Indonesia, karena alasan konflik sosial di daerahnya.

Politisi Nasdem: Jika Tak Ditangani Baik Mundurnya Wakil Bupati Nduga, Papua Bisa Picu Konflik Baru
dok_twitter_kabar-papua
Wakil Bupati Nduga, Papua Wentinus Nemiangge saat menyatakan mundur, dua hari setelah salah seorang warganya, Endrik Lokbere (31), ditembak mati oleh oknum pasukan TNI di trans Papua, Jumat (20/12/2019) lalu. 

 Politisi Nasdem: Jika Tak Ditangani Baik Mundurnya Wakil Bupati Nduga, Papua Bisa Picu KOnflik Baru

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Lutfi A Mutty mengingatkan pemerintah soal pengunduran diri Wentius Nemiangge  sebagai Wakil Bupati Nduga, Papua, Senin (23/12/2019) lalu.

Mantan anggota Komisi Pemerintahan (II) DPR_RI ini, menyebut pengunduran diri itu bisa menjadi pemicu konflik vertikal baru di pedalaman Papua itu.

“Untuk mencegah konflik yg koan meluas, saya menghimbau agar aparat bertindak secara proporsional dan profesional,” kata Lutfi kepada Tribun, Rabu (26/12/2019), saat dimintai tanggapan.

Wamena Memanas, Anggota KKB di Nduga Terlibat Baku Tembak dengan TNI-Polri, Susupi Aksi Mahasiswa

Sulsel Target 10 Besar di PON 2020 Papua

Wentinus menyatakan mundur, dua hari setelah salah seorang warganya, Endrik Lokbere (31), ditembak mati oleh oknum pasukan TNI di trans Papua, Jumat (20/12/2019) lalu.

Bukan kepada bupati atau di hadapan anggota DPRD Nduga, pernyataan mundur Wentius Nemiangge, disampaikan dihadapan sekitar 500-an warga, yang mengantar jenazah Lukbere, sopir angkutan umum Poros Wamena-Ndugama, awal pekan ini.

Wentinus adalah Wakil Bupati pertama yang mundur di Indonesia, karena alasan konflik sosial di daerahnya.

Masa tugas Wentius bersama pasangannya, Bupati  Yairus Gwijangge, baru berakhir tiga tahun lagi. Pasangan ini diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN dan beberapa koalisi partai lainnya.

Plt Ketua Nasdem Sulsel Lutfi Andi Mutty
Plt Ketua Nasdem Sulsel Lutfi Andi Mutty (TRIBUN TIMUR/ILHAM ARSYAM)

Lutfhi yang juga mantan Bupati Luwu Utara, Sulsel tiga periode (2002-2015) ini mengingatkan pengunduran diri wakil bupati ini terbilang unik.

Pasalnya, setahun terakhir, bersama bupati dan DPRD, pemerintah setempat kerap menyuarakan penerikan mundur pasukan keamanan TNI-Polri yang bertugas di wilayah yang merupakan poros trans Papua yang dibangun di masa awal pemerintahan Jokowi.

Halaman
123
Penulis: Abdul Azis
Editor: Thamzil Thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved