Hari Ibu 2019

Parami Buddhist School Prosesi Basuh Kaki Peringati Hari Ibu

Perayaan Hari Ibu yang diadakan di lantai dua ini dihadiri Pembimas Buddha Kemenag Sulsel Pandhit Amanvijaya, S.Ag., M.M., M.Pd.B..

Parami Buddhist School Prosesi Basuh Kaki Peringati Hari Ibu
Citizen Reporter
Foto bersama Ketua Pengawas Yayasan KBBV Rudy Gunawan, dan Pembimas Buddha Kemenag Sulsel Pandhit Amanvijaya, S.Ag., M.M., M.Pd.B. (ke-5 dari) dengan staff pendidik dan siswa/i Parami Buddhist School usai “Perayaan Hari Ibu” di Parami Buddhist School pada Sabtu (21 Desember 2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Parami Buddhist School mengadakan “Perayaan Hari Ibu” di Parami Buddhist School, Jalan Sungai Walanae, Makassar ,  Sabtu 21 Desember 2019.

Perayaan Hari Ibu yang diadakan di lantai dua ini dihadiri Pembimas Buddha Kemenag Sulsel Pandhit Amanvijaya, S.Ag., M.M., M.Pd.B..

Ketua Pengawas Yayasan Keluarga Buddhis Brahmavihara (Yayasan KBBV) Makassar Rudy Gunawan, BA.

Kepala Sekolah Parami Buddhist School Roy Wijaya, S.Pd.B.; orangtua / wali siswa dan staff pendidik sekolah buddhis pertama tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kota Makassar ini serta para hadirin.

Ketua Pengawas Yayasan KBBV Rudy Gunawan mengatakan Perayaan Hari Ibu di Parami Buddhist School merupakan salah satu kegiatan untuk membentuk karakter siswaagar mengingat dan menghargai jasa ibu yang sangat luar biasa dalam kehidupan anak-anaknya.

Pembentukan Karakter, Etika dan Moral menjadi prioritas utama di Parami Buddhist School.

Sehingga siswa/i dapat mengamalkan Sila (Etika Buddhis), Budi Pekerti dan berbahasa Mandarin sejak dini.

“Hal ini sejalan dengan pesan Mendikbud RI Bapak Nadiem Makarim bahwa Pendidikan Karakter dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

anak dibentuk dengan Disiplin yang baik, dengan Etika yang baik, dengan Moralitas yang baik, dia bisa mempelajari semua hal di masa depannya,” kata Ketua Pengawas Yayasan KBBV.

Pembimas Buddha Sulsel Pandhit Amanvijaya menekankan pentingnya konseling atau pendampingan dari orang tua agar bisa bersama-sama dengan guru dalam mendidik karakter anak, khususnya dalam usia emas (0-5 tahun).

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved