Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Indah

Memasuki Musim Hujan, Bupati Indah Cek Logistik di Gudang BPBD

Dengan adanya peringatan dini tersebut, BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap potensi terjadinya bencana.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Syamsul Bahri
Humas Pemkab Lutra
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani meninjau logistik di gudang BPBD. Ini dilakukan untuk memastikan kesiapan penanggulangan bencana pada musim hujan, Senin (23/12/2019). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Andi Djemma Masamba menyebut wilayah Kabupaten Luwu Utara telah memasuki musim hujan.

"Kami telah mengeluarkan peringatan dini iklim ekstrim di Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Luwu Utara mulai tanggal 20 Desember," ujar Kepala BMKG Stasiun Andi Djemma Masamba, Winarno Nurdianto baru-baru ini.

Dengan adanya peringatan dini tersebut, BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap potensi terjadinya bencana.

Pasalnya pada musim hujan, potensi terjadinya bencana alam seperti banjir dan longsor cukup besar.

Merespon imbauan itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani telah memantau kesiapan logistik di gudang milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara.

"Kita ingin mengecek dan memastikan kesiapan logistik menghadapi musim penghujan," kata Indah di sela-sela peninjauan gudang logistik BPDB, Senin (23/12/2019).

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani meninjau logistik di gudang BPBD. Ini dilakukan untuk memastikan kesiapan penanggulangan bencana pada musim hujan, Senin (23/12/2019).
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani meninjau logistik di gudang BPBD. Ini dilakukan untuk memastikan kesiapan penanggulangan bencana pada musim hujan, Senin (23/12/2019). (Humas Pemkab Lutra)

"Peringatan BMKG terkait cuaca ekstrim patut diwaspadai," sambung bupati perempuan pertama di Sulsel.

Kendati demikian, ia tetap berharap, semua alat dan logistik tidak digunakan.

Itu berarti, selama musim hujan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap masyarakat.

"Harapan dan doa kita bersama adalah alat dan logistik ini tidak digunakan," katanya.

Dalam peninjauan itu, Indah didampingi Kepala Pelaksana BPBD Luwu Utara Muslim Muhtar.

Beberapa alat dan logistik yang tersedia diantaranya terpal, selimut, tenda kapasitas 50 orang, matras, pelampung serta perlengkapan bayi seperti minyak telon dan popok.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved