PLN Gowa

Warga Protes Pemadaman Listrik, Desak Manajer ULP PLN Gowa Dicopot

Pimpinan Lembaga Kawal Publik, Ashari Bahar, mengungkapkan kejadian pemutusan arus listrik pada tanggal 21 Desember telah merugikan banyak pihak.

ari maryadi/tribungowa.com
Lembaga Kawal publik meminta Kepala Kantor PLN wilayah Sulselbarter agar mencopot Manager ULP PLN Kabupaten Gowa dalam kurun waktu 2x24 Jam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Puluhan masyarakat mendatangi Kantor PLN Wilayah Sulselbar, Jalan Hertasning, Kota Makassar, Senin (23/12/2019) siang.

Massa mengatasnamakan Lembaga Kawal Publik. Massa memprotes pemadaman listrik yang dilakukan PLN di Kabupaten Gowa.

Dalam aksinya, massa meminta Manager Unit Layanan Pelanggan PLN Gowa dicopot.

Massa menyampaikan jika Manajer ULP PLN Gowa tidak mampu melihat secara luas dampak dari keputusan melakukan pemadaman atas semua penerangan jalan.

Pimpinan Lembaga Kawal Publik, Ashari Bahar, mengungkapkan kejadian pemutusan arus listrik pada tanggal 21 Desember telah merugikan banyak pihak.

Banyak masyarakat, kata dia, yang ekonominya bergantung pada listrik dirugikan akibat pemutusan arus tersebut. 

Koordinator Lapangan, Ahmad Suud, menambahkan, pihak PLN dalam hal ini Manager ULP PLN Kabupaten Gowa, tidak becus dalam menangani masalah kelistrikan.

"Kalau Manager ULP PLN Kabupaten Gowa tidak mampu memberikan pelayanan yang maksimal untuk kami, lebih baik dia dicopot saja," kata Ahmad dalam rilis yang diterima Tribun.

Pemadaman penerangan yang dilakukan PLN, kata dia, tanpa disadari PLN telah menggangu perekonomian masyarakat.

"Banyak aktivitas ekonomi kami yang terhenti ditambah lagi arus lalu lintas dan keamanan dan ketertiban masyarakat di Gowa terganggu," protesnya.

Ia pun meminta General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar), untuk segera mencopot Manager ULP PLN Gowa dalam waktu 2×24 jam.

"Jika tuntutan kami tidak diindahkan, kami akan turun dengan jumlah massa yang lebih besar," pungkasnya. 

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved